Ini Respons Brajamusti terhadap Bentrok Suporter Persik & PSIM di Kediri

Polisi menghalau sejumlah suporter PSIM Jogja yang berusaha memasuki lapangan dalam pertandingan Liga 2 Indonesia di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, Jawa Timur, Senin (2/9/2019). - Antara/Prasetia Fauzani
03 September 2019 23:22 WIB Jumali Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Sejumlah suporter PSIM Jogja masih tertahan di Kediri setelah kericuhan seusai laga Persik melawan PSIM pada pekan ke-14 Liga 2 2019 di Stadion Brawijaya, Kediri, Senin (2/9/2019).

Pengurus DPP Brajamusti, kelompok suportes PSIM, Fandi Budiawan sudah berkoordinasi dengan Pemkot Jogja. “Kami sudah telpon-telponan dengan Pak Wali [Wali Kota Jogja, Haryadi Suyuti], agar instansi pemerintahan bicakan jalan keluar. Malam ini [kemarin] Presiden Brajamusti langsung ke Kediri. Untuk back up. Info ada 20 [suporter] masih tertinggal,” kata Fandi saat dihubungi Harian Jogja.

Fandi mengatakan begitu suasana kondusif, Brajamusti akan merilis video yang isinya permintaan maaf atas terjadinya insiden itu. “Semalam kami sudah membuat video permintaan maaf sesuai dengan permintaan dari Wali Kota Kediri [Abdullah Abu Bakar],” katanya.

Wali Kota Jogja Haryadi Suyuti menyayangkan kerusuhan suporter di Kediri. Haryadi akan mengirimkan tim ke Kediri. “Kami mengirim tim malam ini [kemarin] ke sana [Kediri],” kata Haryadi Suyuti dalam sambutan sertijab Dandim Jogja, di Kodim 0734 Jogja.