Bentrok di Kediri, 14 Suporter PSIM & 12 Suporter Persik Luka-Luka

Polisi menghalau sejumlah suporter PSIM Jogja yang berusaha memasuki lapangan dalam pertandingan Liga 2 di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, Jawa Timur, Senin (2/9/2019). - Antara/Prasetia Fauzani
03 September 2019 19:32 WIB Newswire Sepakbola Share :

Harianjogja.com, KEDIRI—Polresta Kediri, Jawa Timur, menyebut tiga polisi dan 26 suporter luka-luka akibat bentrok suporter Persik Kediri dan PSIM Jogja seusai laga pekan ke-14 Liga 2 2019 di Stadion Brawijaya, Kediri, Senin (2/9/2019).

Kapolresta Kediri AKBP Anthon Haryadi mengatakan dari 26 suporter yang mengalami luka-luka, 14 orang adalah pendukung PSIM dan sisanya pendukung Persik. Mereka telah mendapatkan perawatan medis di rumah sakit dan kondisinya saat ini sudah membaik.

“Aparat juga ada tiga yang luka, kategorinya ringan semua. Untuk 26 orang tersebut [suporter] tidak rawat inap. Kerugian belum kami taksir, tetapi pasti cukup banyak mungkin sampai ratusan juta rupiah,” tutur Anthon di Mapolresta Kediri, Selasa (3/9/2019).

Bentrok pecah setelah peluit panjang akhir pertandingan berbunyi. Dua kelompok suporter saling lempar. Polisi kemudian menangkap 53 suporter. Hingga kini, belum ada tersangka dalam perkara ini. Selain meringkus 53 orang, aparat Polresta Kediri juga menyita sejumlah barang seperti  sabit, parang, berbagai onderdil sepeda motor, pisau pemotong, petasan, ketapel, kelereng, bahkan bom molotov.

Polisi masih kesulitan mengusut pelaku perusakan sebab CCTV di sekitar Stadion Brawijaya dirusak massa.

“Ada beberapa CCTV yang tidak dirusak, tetapi lokasinya jauh dari tempat parkir. Selain itu, lokasinya juga gelap, sehingga gambar tidak jelas terlihat,” kata Anthon.

Sumber : Antara