PSS Gagal Menang, Pelatih: Ada Sesuatu yang Membuat Pemain Kehilangan Arah

Pemain PSS Sleman merayakan gol Yevhen Bokhashvili ke gawang Persela Lamongan, Kamis (15/8/2019). - Harian Jogja/Gigih M. Hanafi
15 Agustus 2019 22:22 WIB Budi Cahyana Sepakbola Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro mengatakan hasil imbang 1-1 melawan Persela Lamongan pada laga pekan ke-14 Liga 1 2019 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Kamis (15/8/2019) tidak lepas dari persoalan internal yang dihadapi oleh anak asuhnya.

Seto menilai ada persoalan yang membuat para pemainnya tidak mengeluarkan kemampuan terbaik. “Ada sesuatu yang membuat kami kehilangan arah pada pertandingan kali ini. Apa itu saya tidak bisa menyebutkan,” kata Seto seusai laga.

Seto juga mengakui absennya Bagus Nirwanto dan Dave Mustaine cukup memengaruhi penampilan PSS Sleman.

Sidik Saimima yang awalnya diplot menggantikan Dave Mustaine tampil buruk dan malah cedera. Dia diganti Ricky Kambuaya di menit ke-36. Seto tak keberatan PSS hanya mendapat satu poin karena timnya bermain dengan 10 pemain sejak bek tengah Alfonso de La Cruz mendapat kartu kuning kedia di menit ke-61.

“Pertandingan sangat seru sebenarnyaKami kehilangan satu pemain dan itu sangat berpengaruh. Lamongan tampil impresif dan saya sudah ingatkan anak-anak untuk mengatur tempo. Saya mohon maaf ke suporter tidak bisa berikan hasil yang maksimal,” kata Seto.

Super Elang Jawa meneruskan rekor buruk di kandang sejak pekan kesembilan saat mereka ditaklukkan PSIS Semarang 1-3. PSS kembali gagal meraup poin penuh karena ditahan imbang Barito Putera pada pekan ke-11 dan kini, tiga poin lagi-lagi melayang di Maguwoharjo. PSS gagal memanfaatkan dukungan publik sendiri dan Cuma mampu berbagi gol 1-1.

PSS tampil berantakan, kebobolan karena kesembronoan kiper Ega Rizky yang sebenarnya tampil cukup apik dan selalu bisa memotong umpan silang Persela.

PSS unggul lebih dahulu lewat sepakan penalti Yevhen Bokhashvili di menit ke-21. Super Elang Jawa dapat hadiah penalti setelah bola rebound sepakan Brian Ferreira yang diblok kiper Dian Agus Prasetyo mengenai tangan bek tengah Persela asal Belanda Mawouna Amevour. Setelah menyebabkan timnya dihukum tendangan penalti, Amevour cedara dan digantikan Arif Satria.

Tujuh menit kemudian, PSS Sleman kebobolan karena Ega Rizky yang biasanya tampil gemilang ceroboh. Dia gegabah menjemput bola tendangan bebas Rafael Oliviera. Bukannya berhasil memotong bola, Ega keduluan Arif Satria yang berhasil menyundul bola. Kemudian, bek tengah Persela Mochamad Zaenuri memenangi bola kedua dan mencocor bola ke gawang yang kosong.

Di babak pertama, kedua tim kesulitan mengembangkan permainan. PSS hanya punya empat kesempatan menembak ke gawang, dan hanya satu yang akurat. Sementara, Persela berkesempatan lima kali melepas tembakan dan dua yang akurat.

Dua striker andalan kedua tim, Yevhen di PSS dan Alex dos Santos, kurang berkembang karena tak banyak mendapat pasokan bola. Sebelum turun minum, keduanya sama-sama hanya punya satu kesempatan melepas tembakan. Di menit ke-37, Yevhen punya kans bagus membawa PSS unggul, tetapi bola sundulannya ke gawang yang tak terjaga kiper Dian Agus Prastyo melayang ke pojok atas mistar gawang.

Pada babak kedua, PSS bisa mengendalikan permainan sebelum bek tengah Alfonso de La Cruz diusir wasit karena menerima dua kartu kuning dalam tempo tiga menit. Setelah Alfonso keluar, Pelatih PSS Seto Nurdiyantoro terpaksa menarik penyerang sayap Irkham Milla dan memasukkan Asyraq Gufron. Keseimbangan dalam menyerang pun lenyap. PSS kehilangan kontrol permainan dan tak lagi dominan dan harus puas dengan satu poin.

PSS kini tergusur ke peringkat kelima klasemen sementara Liga 1 dengan 21 poin, disalip Arema FC yang pada Kamis sore membantai Persebaya 4-0 dan kini mengoleksi 22 angka di anak tangga keempat. DI pekan ke-15, Senin (19/8/2019), PSS akan melawat ke kandang PS Tira-Persikabo yang kalah dari tamunya, Bali United, dengan skor 1-2, di waktu yang sama dengan laga PSS versus Persela. Bali United sekarang memimpin klasemen dengan nilai 31, sedangkan PS Tira-Persikabo berada di peringkat kedua dengan poin 29.