Kurang Bagus di Maguwoharjo, Pemain PSS Diminta Tak Terbebani Ketika Jamu Persela

Seto Nurdiyantoro - Harian Jogja/Gigih M. Hanafi
14 Agustus 2019 19:57 WIB Jumali Sepakbola Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro meminta anak asuhnya melupakan hasil buruk di dua laga kandang terakhir agar tak kesulitan ketika menjamu Persela Lamongan pada laga pekan ke-14 Liga 1 2019 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, kamis (15/8/2019) malam.

Performa PSS Sleman justru lebih bagus di kandang lawan ketimbang di Stadion Maguwoharjo dalam lima laga terakhir. Sejak mengalahkan Persebaya 2-1, PSS tak pernah bisa menang ketika bermain di Sleman. Setelah dikalahkan PSIS Semarang 1-3 di pekan kesembilan, Super Elang Jawa ditahan imbang Barito Putera 2-2 di pekan ke-11.

Sebaliknya, ketika bermain di luar Maguwoharjo, kemampuan terbaik PSS muncul. PSS mampu mengalahkan tuan rumah Madura United 1-0, menahan imbang Borneo FC 2-2, dan menundukkan sahibulbait Perseru Badak Lampung FC 2-0.

“Mudah-mudahan [bermain di Maguwoharjo] tidak menjadi beban bagi para pemain,” kata Seto, Rabu (14/8/2019).

PSS Sleman kini menempati peringkat keempat klasemen sementara dengan 20 poin. Sementara, Persela tercecer di peringkat ke-15 dengan 11 angka

Seto memandang Persela bukan tim lemah meski kini terpuruk di papan bawah. Musababnya, di lima pertandingan terakhir,  Persela belum pernah kalah. Setelah Laskar Jaka Tingkir ditangani oleh Nil Maizar, penampilan Persela membaik.

“Di sini saya tidak akan lihat klasemen, tapi lihat bagaimana mereka bermain. Saya minta pemain tidak meremehkan dengan melihat klasemen dan tetap fokus meraih kemenangan pada pertandingan kali ini,” ucap Seto.