Skema Seto Berjalan Sempurna, PSS Kalahkan Badak Lampung & Naik Ke 4 Besar

Yevhen Bokhashvili, mencetak satu dari dua gol PSS ke gawang Perseru Badak Lampung FC, Jumat (9/8/2019). - Istimewa/Dokumen PSS Sleman
09 Agustus 2019 18:47 WIB Budi Cahyana & Jumali Sepakbola Share :

Harianjogja.com, LAMPUNG—PSS Sleman berhasil naik ke peringkat keempat klasemen sementara Liga 1 2019 setelah menundukkan tuan rumah Perseru Badak Lampung FC 2-0 di Stadion Sumpah Pemuda, Lampung, Jumat (9/8). PSS menang karena mampu mematikan pergerakan dia pemain Badak Lampung paling berbahaya; Marquinhos Carioca dan Francisco Torres. Selain itu, sahibulbait bermain jelek.

Dua gol PSS dicetak oleh Brian Ferreira melalui tendangan dari luar kotak penalti  di menit ke-37 dan Yevhen Bokhasvili pada menit ke-87. Brian mencetak gol setelah menerima umpan dari Dave Mustaine. Gelandang serang Argentina tersebut langsung menghujamkan bola ke pojok kanan atas gawang kiper Daryono. Sementara, gol Yevhen lahir berkat kegigihan dan kecepatan Irkham Milla.

Gelandang 21 tahun itu merebut bola dari geladang bertahan Badak Lampung FC, Akbar Tanjung, dan langsung menggiring bola melewati adangan Jujun Saefuloh serta kiper Daryono. Kemudian, Milla menendang ke gawang yang kosong, tetapi bola diblok Jujun. Milla tak menyerah dan langsung menggocek bola melewati Kurniawan Karman serta Daryono sebelum mengirim asis kepada Yevhen yang melepaskan tendangan voli dan memantapkan keunggulan PSS.

Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro tak mengubah skema meski kehilangan bek kanan Bagus Nirwanto dan bek kiri Derry Rachman. Seto merombak komposisi kuartet lini belakang. Tiga dari empat bek yang mengawal barisan pertahanan PSS di dua laga melawan Madura United dan Borneo FC diganti. Bagus yang cedera hamstring diganti Junius Bate. Derry Rachman yang terkena hukuman akumulasi kartu kuning diganti Jajang Sukmara. Sementara, Asyraq Gufron diganti Alfonso de La Cruz.

Hasilnya tokcer. Keempatnya, ditambah Ega Rizky yang kembali tampil gemilang dengan menggagalkan peluang emas Frengki Kogoya dalam situasi satu lawan satu pada pertengahan babak kedua, mampu meredam berbagai upaya serangan Badak Lampung.

Catatan statistik Alfonso dan Ikhwan sangat baik. Kombinasi keduanya membuat sebelas intersep, lima kemenangan dari sembilan duel, dan enam sapuan. Lini belakang PSS juga bisa menggagalkan lima upaya umpan silang Badak Lampung FC.

Sahibulbait sangat bergantung pada Torres dan Marquinhos dan mereka gagal memaksimalkan kemampuan keduanya. Duo pemain Brasil ini lunglai dan pemain lain, seperti T. A. Musafri maupun dua penyerang yang dimasukkan di medio babak kedua: Johan Yoga serta Jefri Kurniawan, tak mampu memberi alternatif serangan karena selalu kalah duel dan umpan-umpan mereka dipotong bek PSS.

PSS Sleman kini mengoleksi 20 poin dari 13 pertandingan. Sebagai tim promosi, langkah PSS sangat bagus menjelang akhir musim. Super Elang Jawa mencatat lima kemenangan, lima hasil seri, dan tiga kekalahan. Mental PSS juga teruji. Dalam tiga laga tandang terakhir, anak asuh Seto tak pernah kalah, mampu menang dua kali dan seri sekali.

Sementara, Perseru Badak Lampung FC kian terbenam di zona merah. Perseru berada di peringkat ke-16 dengan sembilan poin, dari dua kali menang, tiga kali seri dan tujuh kali kalah.