Bentrok Suporter Persik & PSIM: Ratusan Orang Terluka, Puluhan Kendaraan Dirusak

Petugas mengevakuasi korban luka saat kericuhan antarsuporter pada laga Liga 2 di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, Jawa Timur, Senin (2/9/2019). - Antara/Prasetia Fauzani
02 September 2019 23:02 WIB Newswire Sepakbola Share :

Harianjogja.com, KEDIRI—Tim Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Kediri, Jawa Timur, mengatakan sekitar 100 orang mendapat pelayanan medis setelah kerusuhan antarsuporter seusai pertandingan pekan ke-14 Liga 2 2019 antara Persik Kediri dan PSIM Jogja di Stadion Brawijaya, Kediri, Jawa Timur, Senin (2/9/2019) petang. Sementara, puluhan kendaraan bermotor rusak dan sebagian dibakar.

“Korban luka sekitar 100 orang, korban meninggal nihil. Mereka mengalami sesak, tulang rusuk retak, memar, luka sobek. Kalau sesak, banyak suporter yang jatuh dan terinjak temannya,” kata Petugas PMI Kota Kediri Jaenal Arifin, Senin malam.

Ia mengatakan, hingga kini petugas PMI masih memberikan pertolongan kepada para korban. Beberapa korban yang luka parah dirujuk ke rumah sakit. Mayoritas, korban luka yang dirujuk ke rumah sakit tidak bisa bergerak, tetapi masih sadar.

Selain sakit, banyak dari mereka yang kehausan dan kelaparan sehingga PMI juga langsung berkoordinasi dengan instansi terkait agar fasilitas air minum siap konsumsi bisa dimanfaatkan.

“Tadi banyak suporter yang kehausan, kelaparan. Jadi, kami pastikan agar keran bisa dimanfaatkan,” kata dia.

Hingga kini, PMI masih merawat puluha korban luka di areal Taman Tirtoyoso Kota Kediri. Petugas mencari lokasi yang aman dan bebas dari gangguan, agar lebih mudah merawat para korban. Di sekitar lokasi kericuhan, puluhan kendaraan bermotor rusak dan terbakar.

Wahyu Purnama, petugas PMI Kota Kediri menurunkan tiga petugas PMI, dibantu lima orang dari KSR PMI Unit UNP Kota Kediri serta dibantu tim dari pemadam kebakaran, hingga relawan lainnya.

Sementara itu, Humas RSUD Gambiran Kota Kediri Nitrasari mengatakan delapan orang dirujuk ke Rumah Sakit Gambiran menyusul kericuhan tersebut.

“Ada delapan orang dan saat ini pasien masih dalam perawatan intensif di IGD. Lukanya terkena benda tumpul dan senjata tajam,” kata Nitra.

Bentrok suporter pecah begitu laga bubar. PSIM kalah 0-2.

Sumber : Antara