Pertahanan PSIM Rapuh, Ini Komentar Aji Santoso tentang Rotasi Kiper I Putu Pager

I Putu Pager Wirajaya - liga/indonesia.id
28 Agustus 2019 19:22 WIB Jumali Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JOGJA—PSIM Jogja masih memuncaki klasemen sementara Grup Timur Liga 2 2019 dengan nilai 21 dari 13 pertandingan.

Namun, Laskar Mataram punya pertahanan yang buruk. PSIM bahkan ada di lima besar tim dengan pertahanan paling rapuh. Hingga pertandingan ke-12, anak sauh Aji Santoso kebobolan 11 gol. Empat tim lain yang pertahanannya lebih jelek daripada PSIM adalah PSBS Biak (kebobolan 12 kali), Persiba Balikpapan dan Bogor FC Sulut United (13 kali), serta jurukunci Persatu Tuban (17) kali.

Bututnya lini belakang bisa dikompensasi dengan produktivitas tim. PSIM adalah satu dari tiga tim terproduktif di Grup Timur. Laskar Mataram, bersama dengan Bogor FC Sulut United, sudah melesakkan 14 gol. Keduanya hanya kalah produktif dari Persik Kediri yang bisa mencetak 15 gol.

Hanya ada dua pemain di lini belakang yang selalu menjadi 11 pemain utama, yakni bek kiri Aditya Putra Dewa dan kiper I Putu Pager Wirajaya.

Aditya Putra Dewa selalu menjadi pilihan utama sejak PSIM ditangani Vladimir Vujovic hingga kini dilatih Aji Santoso. Begitu juga dengan I Putu Pager. Sampai pekan ke-12, kiper 24 tahun itu tidak tergantikan di bawah mistar meski punya peran besar dalam dua dari tiga gol terakhir yang bersarang ke gawang Laskar Mataram.

Putu Pager kurang sigap saat PSIM kebobolan satu gol ketika menang 2-1 atas Persiba Balikpapan. Dia juga bikin blunder sehingga Mitra Kukar bisa mencetak gol kedua ke gawang PSIM lewat tendangan jarak jauh Andre Agustiar Prakoso, Selasa (20/8/2019). Putu Pager keliru membaca arah bola dan terkecoh.

Aji Santoso pun mengakui kesalahan kiper utamanya. “Gol kedua, kiper salah dalam mengantisipasi bola. Seharusnya hal itu tidak perlu terjadi,” kata Aji.

PSIM masih memiliki Ivan Febrianto yang musim sebelumnya menjadi kiper utama, tetapi musim ini belum sekali pun merumput di laga resmi.

Kendati demikian, Aji enggan mengungkapkan mengenai kemungkinan rotasi kiper saat PSIM melawat ke kandang Persik Kediri di Stadion Brawijaya, Senin (2/9/2019) nanti. Aji memilih memandang kelemahan tim secara umum.

“Kami harus berbenah lagi. Utamanya dalam hal konsentrasi menghadapi bola mati lawan,” ucap Aji.

PSIM harus menang atas Persik, lawan yang mengalahkan mereka di Stadion Sultan Agung, pada putaran pertama dan menyudutkan posisi Vladimir Vujovic di kursi kepelatihan. Persik bersama Mitra Kukar adalah dua tim yang menodai catatan kandang PSIM. Dari lima kekalahan yang diderita Laskar Mataram, dua terjadi di kandang gara-gara Persik dan Mitra Kukar.