PSS Hanya Punya Satu Bek, Ini Strategi yang Akan Diterapkan Seto Nurdiyantoro

Ikhwan Ciptady, satu-satunya bek tengah yang tersisa untuk laga melawan Tira-Kabo. - Instagram PSS Sleman
18 Agustus 2019 21:42 WIB Budi Cahyana & Jumali Sepakbola Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro mempertimbangkan mengubah sistem pertahanan karena hanya memiliki satu bek tengah saat Super Elang Jawa melawat ke kandang PS Tira-Persikabo pada laga pekan ke-15 Liga 1 2019 di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (19/8/2019) sore.

PSS memiliki empat bek tengah musim ini, tetapi hanya satu yang bisa dimainkan melawan Tira-Kabo, yakni Ikhwan Ciptady. Alfonso de La Cruz dan Asyraq Gufron terkena hukuman akumulasi kartu, sedangkan Purwaka Yudi masih berkutat dengan cedera.

Seto bisa jadi memainkan tiga bek tengah untuk menyiasati kelemahan ini. Ikhwan akan mengawal jantung pertahanan, diapit dua centre half. Saat ini, Seto masih mempertimbangkan fullback yang bisa dimainkan sebagai center half. Dua kandidat yang bisa menemani Ikhwan adalah Junius Bate dan Jajang Sukmara.

“Mungkin kami bisa mengubah formasi, bisa jadi seperti itu. Kebetulan kami tadi habis bicara dengan pemain, saya tanya siapa yang pernah main situ [bek tengah]. Bate pernah main situ, mungkin Jajang juga karena [aspek] senioritas,” ucap Seto dikutip dari situs resmi klub, Minggu (18/8/2019).

Memainkan tiga bek bisa memberi perlindungan lebih banyak di lini tengah sekaligus menyiasati absennya dua pilar lini tengah: Guilherme Batata dan Brian Ferreira. Derry Rachman dan Bagus Nirwanto bisa didorong ke depan menjadi bek sayap. Irkham Milla juga bisa ditarik ke belakang melakoni peran sebagai bek sayap kanan karena Bagus baru saja pulih dari cedera hamstring.

Lini tengah yang ditinggal Batata dan Brian bisa diisi gelandang-gelandang bertenaga seperti Wahyu Sukarta dan Sidik Saimima. Sementara, Dave Mustaine bisa menjadi tumpuan kreativitas. Di lini depan, Yevhen bisa ditemani Kushedya Hari Yudo maupun Haris Tuharea.

Gelandang Dave Mustaine menyatakan timnya harus kerja keras untuk meredam serangan Tira-Kabo.

“Kami mewaspadai motivasi mereka. Kami harus kerja keras curi poin di sini,” ucap Dave.

Tira-Kabo punya keinginan besar meraup tiga poin karena pekan lalu menderita kekalahan perdana di Liga 1 setelah ditaklukkan Bali United 1-2.

Pelatih PS Tira-Persikabo Rahmad Darmawan mengatakan PSS tak bisa dianggap remeh karena punya rekor cukup baik di pertandingan tandang. Selain itu, Seto Nurdiyantoro juga piawai meramu taktik sehingga bisa membawa Super Elang Jawa ke peringkat kelima klasemen sementara.

“Sleman selalu datang dengan taktik yang dinamis. Saya tahu coach Seto, dia punya banyak variasi skema. Kami coba skema ideal lawan tim mereka yang kuat,” kata Rahmad.