3 Orang Tewas dalam Kerusuhan Suporter Klub Sepak Bola di Honduras

Petugas mengevakuasi seorang korban kerusuhan antarpenonton sepak bola di Honduras pada Minggu (18/8/2019) WIB. - Reuters
18 Agustus 2019 21:22 WIB Newswire Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JOGJA – Tiga orang tewas dan sedikitnya 10 orang terluka dalam kerusuhan antarsuporter klub sepak bola di Honduras, Minggu (18/8/2019) WIB, 

Para pendukung klub Olimpia dan Motagua yang sejak lama berseteru, berkelahi di luar Stadion Nasional Tegucigalpa, Honduras, setelah sekelompok pendukung mencegat dan merusak sebuah bus berisi pemain-pemain Motagua. Tiga pemain ikut terluka.

"Tiga orang tewas dan tujuh lainnya ditembak dan ditikam. Salah satu di antaranya anak-anak. Tiga dari orang dewasa yang terluka saat ini berada dalam kondisi kritis," kata Laura Schoenherr, juru bicara University School Hospital, kepada Reuters.

Kerusuhan pecah setelah sekelompok orang melemparkan batu ke sebuah bus pengangkut pemain Motagua yang membuat pecahan kaca melukai para pemain. Motagua menyebut kelompok fans Ultra-Faithful Olimpia sebagai biang keladi kerusuhan.

"Ini harus dikenai sanksi keras oleh pihak berwenang," cuit klub Motagua. "Terkutuk dan disayangkan," sambung klub ini.

Tiga pemain yakni Emilio Izaguirre, Roberto Moreira, dan Jonathan Rougier, dibawa ke rumah sakit karena mukanya berdarah-darah.

Liga Hondursa membatalkan pertandingan ini setelah insiden itu pecah, padahal laga ini kemungkinan ditonton 20.000 orang.

Presiden klub Olimpia, Rafael Villeda, berkata kepada wartawan setempat bahwa dia akan bertemu dengan pimpinan Liga Honduras dan Motagua untuk menentukan nasib pertandingan itu.

Sumber : Antara/Reuters