Persis Solo Kehilangan Bek Kiri Utama Lawan PSIM karena Kesalahan Data

Andre Oriza - Ofisial Persis Solo
15 Agustus 2019 21:02 WIB Ivan Andimuhtarom Sepakbola Share :

Harianjogja.com, SOLO - Persis Solo tak bisa memainkan bek kiri utama, Andreantono Oriza, dalam Derby Mataram melawan PSIM Jogja pada pertandingan terakhir putaran pertama Liga 2 2019 di Stadion Wilis, Madiun, karena keselahan data.

Andre terpaksa melewatkan laga bergengsi tersebut karena mendapat larangan bertanding akibat akumulasi kartu kuning. Larangan itu seharusnya dijatuhkan pada laga kontra PSBS Biak, Kamis (8/8/2019) lalu.

Andre sebenarnya mendapat kartu kuning ketiga pada laga kandang melawan Persewar Waropen pada Sabtu (3/8/2019). Namun, terjadi kesalahan pendataan di match summary sehingga dia bisa tampil saat Laskar Sambernyawa melawan PSBS sepekan kemudian.

“Tapi kemarin kami cek ke match commissioner, Andre dapat nota larangan bermain kontra PSIM. Itu karena salah data,” ungkap pelatih sementara Persis, Choirul Huda, saat dihubungi Jaringan Informasi Bisnis Indonesia, Kamis (15/8/2019).

Choirul terpaksa harus bereksperimen dengan menempatkan pemain lain di posisi bek kiri. Sejauh ini, Andreantono Oriza memang melakukan tugasnya dengan baik. Meski tak menyatakan dengan tegas, namun kemungkinan lelaki yang akrab disapa Cak Irul itu bakal memasang Crah Eka Angger di posisi bek kiri.

Angger sebelumnya menjadi andalan Persis saat masih ditangani Agus Yuwono. Namun, perlahan ia tergantikan oleh Andreantono Oriza yang membayar kepercayaan pelatih dengan performa menjanjikan.

Lebih lanjut, meski kehilangan satu pilarnya, Persis kemungkinan besar bisa memainkan pemain inti seperti Wirabuana “Vandy” Prayogo dan Slamet Budiono yang absen pada laga lawan PSBS. Keduanya telah siap di duel panas lawan Laskar Mataram.

“Vandy dan Slamet siap bermain. Kami harap bisa meraih kemenangan,” terang Choirul Huda.

Sumber : JIBI/Solopos