Wolfgang Pikal Akhirnya Tinggalkan Kursi Pelatih Persebaya

Wolfgang Pikal - Antara
30 Oktober 2019 16:47 WIB Budi Cahyana Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Wolfgang Pikal mundur dari posisi pelatih Persebaya sehari setelah Green Force kalah dai PSS Sleman 2-3 pada laga pekan ke-25 Liga 1 2019. Pikal menyerah lantaran Persebaya gagal menang dalam enam laga terakhir.

“Saya mengucapkan terima kasih untuk Persebaya, manajemen dan pemain. Hari ini tanggal 30 Oktober saya mundur sebagai pelatih kepala. Ini tanggung jawab dan risiko pekerjaan pelatih,” kata Pikal dalam video yang diunggah di akun Twitter Persebaya, Rabu (30/10/2019).

Kekalahan 2-3 dari PSS adalah rentetan kegagalan Bajul Ijo yang belum pernah menang dalam enam laga terakhir. Sebelum tumbang di tangan Super Elang Jawa, Persebaya ditahan imbang Bali United 1-1 dan Borneo FC 0-0 dan kalah 0-1 dari Barito Putera, 1-4 dari Persib Bandung, serta 0-1 dari Persela Lamongan. Kekalahan itu menjadi puncak kekesalan Bonek.

Pikal kemudian berharap Persebaya membaik setelah ditinggal dirinya.

“Harapan saya ke depan Persebaya bisa maju, bangkit, dan berprestasi karena ini klub yang luar biasa dengan manajemen luar biasa,” ujar dia.

Pikal sebenarnya bukan prioritas utama manajemen klub. Agustus lalu, Persebaya menunjuk eks Pelatih Timnas Indonesia, Alfred Riedl, sebagai pelatih menggantikan Djadjang Nurdjaman. Riedl membawa asistennya, Pikal. Namun, sebulan kemudian, Riedl batal melatih Persebaya karena harus menjalani operasi jantung. Akhirnya, Pikal yang kemudian membesut Persebaya.

Di tangah Pikal, Persebaya lunglai. Suporter  jengkel dan kemudian meluapkan kemarahan mereka dengan merusak fasilitas Stadion Gelora Bung Tomo seusai tim mereka kalah 2-3 dari PSS, Selasa (29/10/2019). Dalam kekisruhan tersebut, skuat Green Force kemudian dievakuasi ke ruang ganti dan dipulangkan menggunakan mobil rantis milik Brimob Polda Jawa Timur (Jatim) menuju penginapan. Pikal tidak menghadiri sesi konferensi pers seusai pertandingan karena sudah meninggalkan stadion saat dievakuasi bersama pemain-pemain lainnya.

Sementara, Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro bisa menghadiri konferensi pers setelah laga dan mengungkapkan alasan di balik kemenangan timnya atas sahibulbait.