Serangan Balik Kilat PSS Pecundangi Persebaya di Babak Pertama

Yevhen Bokhashvili - Antara/Nyoman Budhiana
29 Oktober 2019 16:27 WIB Budi Cahyana Sepakbola Share :

Harianjogja.com, SURABAYA—PSS Sleman sekali lagi  membuktikan kelasnya sebagai tim yang kompak dan tak bergantung pada satu atau dua pemain tertentu. Bermain tanpa dua pilar, bek tengah Alfonso de La Cruz dan gelandang serang Brian Ferreira, Super Elang Jawa sama sekali tak melemah.

Pada laga pekan ke-25 Liga 1 2019 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, PSS untuk sementara unggul 3-1 lewat gol Jefri Kurniawan di menit ke-16, tandukan Haris Tuharea di menit ke-40, dan teknik menggiring bola yang apik serta tendangan akurat Yevhen Bokhashvili di menit ke-42.

Jefri Kurniawan, penyerang sayap yang didatangkan dari Perseru Badak Lampung FC di paruh musim itu menjebol gawang kiper terbaik Liga 1, Miswar, setelah memanfaatkan lubang di sisi kiri pertahanan Green Force. Miswar adalah kiper dengan jumlah penyelematan terbanyak hingga pekan ke-24, yakni 69 kali, tetapi tak berdaya di hadapan Jefri.

Gol pembuka tersebut lahir dari skema serangan balik yang cepat. Setelah mematahkan serangan Persebaya, gelandang 20 tahun Ocvian Chanigio menggiring bola dengan cepat dan langsung mengirim umpan kepada Jefri yang berdiri bebas setelah bek kiri Persebaya Ruben Sanadi tidak disiplin menjaga posnya. Jefri kemudian berlari melewati fullback Timnas Indonesia tersebut dan dengan sepakan kaki kanan nan kencang bisa membawa PSS unggul.

Secara keseluruhan, permainan Super Elang Jawa bertumpu pada disiplin di barisan belakang dan tengah serta serangan balik kilat.

Duet bek tengah Ikhwan Ciptady dan Asyraq Gufron sangat padu sehingga absennya Alfonso tak terasa sama sekali. Ikhwan memang gagal menghentikan pergerakan David Da Silva sehingga PSS kebobolan di menit ke-33, tetapi sepanjang 45 menit babak pertama dia tampil apik di jantung pertahanan dengan membuat dua sapuan dan satu blok.

David Da Silva, penyerang 29 tahun asal Brasil, mencetak gol melalui cara yang hampir mirip dengan yang dipakai Jefri Kurniawan. Setelah menerima umpan Diogo Campos, David Da Silva berlari kencang tanpa bisa ditahan Ikhwan dan dengan kaki kanan menyepak bola mengelabui kiper Ega Rizky.

Di tengah, Guilhermen Batata menjadi pemain yang sangat krusial dan membuat Super Elang Jawa bisa melupakan Brian Ferreira. Dia adalah pelindung barisan pertahanan yang bisa diandalkan, pembagi bola ulung, dan pengumpan jitu.

Sepanjang babak pertama, Batata membuat dua tekel, melepas 11 umpan sukses, dan mengemas satu asis lewat tendangan bebas di menit ke-40 yang diselesaikan dengan ayunan kepala oleh Haris Tuharea.

Persebaya kembali kelimpungan oleh serangan balik cepat PSS di menit ke-42. Setelah menerima umpan dari Dave Mustaine, Yevhen kemudian menggiringi bola mengecoh dua pemain Persebaya: Aryn Williams dan Mokhammad Syaifuddin sebelum menempatkan bola dengan akurat ke pojok kiri gawang Miswar.