Persik & Mitra Kukar Menang, PSIM Tergusur ke Peringkat Ketiga

Persik Kediri versus Persis Solo di Stadion Brawijaya, Kediri, Jumat (13/9/2019). - JIBI/Istimewa/Official Persis Solo
06 September 2019 20:42 WIB Budi Cahyana Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JOGJA—PSIM Jogja terlempar dari puncak klasemen sementara Grup Timur Liga 2 2019 pada Jumat (6/8/2019) sore. Laskar Mataram tergusur Persik Kediri dan Mitra Kukar yang sama-sama meraup poin penuh pada laga pekan ke-15.

Persik menundukkan Persis Solo dengan skor tipis 1-0 di Stadion Brawijaya, Kediri. Gol Persik dicetak striker Wimba Sutan Fanosa pada menit ke-41 melalui sundulan. Gol itu bermula dari kepiawaian pemain sayap Persik, Alfian Galuh, yang mengolongi bek kiri Persis, Andreantono Oriza.

Alfian menggiring bola lantas mengirimkan umpan silang akurat dari sisi kanan lini serang mereka. Bola langsung disosor Wimba dengan tandukan. Kiper Persis, Rafit Ikhwanudin, mati langkah sehingga bola meluncur begitu saja ke sisi kiri gawang yang ia kawal.

Di waktu bersamaan, Mitra Kukar juga menang 1-0 atas Persewar Waropan di Stadion Rondong Demang, Mitra Kukar. Gol semata wayang Mitra Kukar dicetak Muhammad Rafly menjelang laga berakhir. Di pertandingan tersebut, tuan rumah kehilangan Atep yang mendapat kartu merah dari wasit.

Kemenangan yang dipetik Persik dan Mitra Kukar melambungkan mereka ke puncak klasemen. Kedua tim kini mengoleksi 23 angka, unggul dua angka dari PSIM yang kini tertahan di peringkat ketiga.

Mitra Kukar sudah memainkan 14 pertandingan, sedangkan Persik baru 13. Persik berhak atas posisi pertama karena unggul selisih gol atas Mitra Kukar, sembilan berbanding delapan. Head to head keduanya imbang karena pada pertandingan putaran pertama, 24 Juli lalu, kedua tim bermain seri 0-0.

Sementara, Persis Solo berada di peringkat keempat dengan 20 angka. PSIM selanjutnya akan menghadapi PSBS biak dan harus menang agar peluang melaju ke delapan besar tetap terbuka lebar.

Empat tim teratas di Grup Timur akan bergabung dengan empat tim dari Grup Barat di fase delapan besar.