Koeman Kembalikan Posisi De Ligt agar Bisa Tampil Oke di Belanda

Matthjis De Ligt - Reuters/Rafael Marchante
06 September 2019 15:57 WIB Chrisna Chaniscara Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JOGJA - Ronald Koeman merespons penampilan buruk Matthijs de Ligt saat menjalani debut Seria A Liga Italia bersama Juventus pekan lalu. Meski Juventus menang dengan skor 4-3 atas Napoli, bek 20 tahun ini tampil kurang meyakinkan sehingga timnya kebobolan tiga gol.

Koeman, pelatih de Ligt di Timnas Belanda, mengakui anak asuhnya itu tampil di bawah kualitas terbaik seperti yang pernah ditampilkannya di Ajax Amsterdam. “Dia memang tidak bermain seperti yang kita harapkan. Saya berbicara pada Mattijs hari ini setelah makan siang,” ujar Koeman seperti dilansir Football Italia, Kamis (5/9/2019).

Koeman mengaku tak terlalu terkejut dengan performa yang ditunjukkan de Ligt di laga perdananya bersama Si Nyonya Tua. Dia menegaskan tak semua pemain cepat beradaptasi dengan iklim kompetisi yang baru. Koeman pun merasakan hal serupa ketika bergabung di Barcelona pada 1989.

Meski demikian, Koeman menilai buruknya penampilan bek senilai 75 juta euro itu tak lepas dari penempatan posisi yang keliru. Dia menyebut tak seharusnya de Ligt ditempatkan di sisi kiri jantung pertahanan Juventus. “Saya akan menempatkan [Leonardo] Bonucci di sana, dia lebih berpengalaman,” ujar mantan pelatih Feyenoord itu.

Di tangan Koeman, de Ligt tentu dituntut menunjukkan kualitas yang sebenarnya ketika melawan Jerman di Kualifikasi Euro 2020, Sabtu (7/9/2019) dini hari WIB. Kesolidan de Ligt dan Virgil van Dijk di jantung pertahanan jelas amat dibutuhkan De Oranje untuk mematahkan lini serang Jerman.

Meski tak diperkuat Leroy Sane yang cedera, Die Nationalmannschaft masih memiliki juru gedor macam Marco Reus, Serge Gnabry, dan Timo Werner. Striker muda Freiburg, Gian-Luca Waldschmidt, juga siap unjuk gigi di laga debutnya.

Werner mengaku tak sabar untuk menghadapi duet bek kelas dunia yang dimiliki Belanda. Striker RB Leipzig itu merasa selalu tertantang untuk mencetak gol ketika menghadapi para bek terbaik.

“Belanda punya salah satu bek terbaik di dunia dalam diri van Dijk. Ini selalu menghadirkan perasaan spesial untuk melawan tipe pemain seperti itu, karena Anda selalu ingin bersaing dengan pemain terhebat. Namun, dia tidak bisa bertahan sendirian. Kami tentu punya cukup kualitas untuk mencetak gol,” ujar Werner.

Sumber : JIBI/Solopos