Anggotanya Ditembak, Kelompok Suporter PSIM Akan Lapor ke Polda DIY

Suporter PSIM Jogja - Harian Jogja/Desi Suryanto
29 Agustus 2019 18:52 WIB Jumali Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Brajamusti, kelompok suporter PSIM Jogja, berencana melaporkan dugaan penembakan dan penganiaayaan yang menimpa anggotanya di Jalan Wates, Gamping, Sleman, Selasa (27/9/2019) malam, ke Polda DIY pada Senin (2/9/2019).

Brajamusti akan membawa proyektil peluru yang mengenai anggota Brajamusti untuk melengkapi laporan tersebut. “Kami hanya mau mengejar keadilan. Kenapa setiap pulang di wilayah barat selalu ada insiden. Terakhir, seusai laga PSIM melawan Mitra Kukar, ada sembilan korban, empat orang mengalami luka parah terkena tembakan. Ini sudah tidak bisa didiamkan lagi. Kami akan membawa bukti pendukung juga nantinya,” kata Wakil Presiden Brajamusti Saga Susanto, Kamis (29/8/2019).

Saga mengatakan empat orang yang mengalami luka parah tersebut harus menjalani operasi pengangkatan proyektil peluru di beberapa rumah sakit berbeda. Selain terkena tembakan dari senjata yang sampai saat ini belum diketahui, anggota Brajamusti juga menderita lebam bekas pukulan.

Brajamusti melaporkan kejadian ini ke Polda DIY agar kejadian yang sama tidak berulang di masa mendatang.

“Tujuan utama kami melaporkan kejadian ke Polda DIY agar ada observasi dan evaluasi serta penanggulangannya ke depan seperti apa. Biar semua diserahkan ke ranah hukum,” ucap Saga.

Menurut Saga, DPP Brajamusti dua hari sebelum kejadian sudah melayangkan surat baik ke aparat desa maupun polsek terdekat mengenai rombongan Brajamusti yang melintas di tempat tersebut. Namun, kekerasan tetap terjadi.

“Selain itu, ada beberapa orang yang juga sudah melaporkan ke polsek terdekat. Kami ingin masalah ini segera dituntaskan oleh Polda DIY,” ucap Saga.