Kecam Rasisme di Liga Inggris, Neville Serukan Boikot Medsos

Paul Pogba - Reuters/Jason Cairnduff
21 Agustus 2019 21:27 WIB Newswire Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Pelatih Timnas Putri Inggris Phil Neville menyerukan kepada para pemain sepak bola untuk memboikot medsos setelah Manchester United Paul Pogba menjadi korban penghinaan rasial. Pogba adalah korban rasisme ketiga dalam sepekan terakhir di Liga Inggris.

Pogba menjadi sasaran rasisme setelah gagal mencetak gol lewat tendangan penalti saat United ditahan seri 1-1 oleh Wolves, Selasa (20/8/2019) dini hari WIB, hanya beberapa hari setelah striker Chelsea Tammy Abraham mengalami pelecehan serupa.

"Saya kira kita sekarang mungkin harus mengambil langkah drastis sebagai komunitas sepak bola. Pemain-pemain saya, bintang-bintang Liga Premier dan Championship mengalami hal ini di media sosial," kata Neville.

"Saya bayangkan seandainya sebagai sebuah komunitas sepak bola kita berhenti bermedia sosial. Karena Twitter tidak akan melakukan apa-apa (dalam melawan rasisme), Instagram tak mau melakukan apa pun, mereka mengirimimu email balasan yang menyatakan mereka akan menyelidiki tetapi tak ada yang terjadi."

"Saya saya hilang kepercayaan kepada siapa pun yang menjalankan departemen media sosial. Oleh karena itu mari kita kirim pesan tegas: hentikan media sosial selama 6 bulan. Mari kita lihat dampaknya terhadap perusahaan-perusahaan media sosial."

Bek Manchester United Harry Maguire juga menyeru kepada Twitter dan Instagram untuk lebih proaktif dalam menghentikan troll-troll atau para pemancing komentar emosial dan kemarahan yang disebutnya menjijikkan.

"Menjijikkan. Media sosial harus berbuat sesuatu," kata sang bek termahal di dunia itu melalui akun Twitter.

Maguire meminta semua pemilik akun media sosial diverifikasi dan menghentikan troll-troll pemancing tanggapan emosional dalam membuat banyak akun untuk menghina orang. "Hentikan troll-troll menyedihkan ini dalam membuat banyak akun untuk menghina orang. @Twitter @instagram," tutup Maguire.

Sumber : Antara/AFP