Kalahkan Tuan Rumah Sulut United, PSIM Kokoh di Papan Atas

PSIM Jogja mengalagkan Bogor FC Sulut United dengan skor 2-1 pada pertandingan lanjutan Liga 2 Wilayah Timur di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu (3/8/2019) sore. - Ist/PSIMJogja_Official
03 Agustus 2019 19:37 WIB Jumali Sepakbola Share :

Harianjogja.com, GIANYARPSIM Jogja kian kokoh di papan atas Grup Timur Liga 2 2019 setelah mengalahkan Bogor FC Sulut United dengan skor 2-1 pada pertandingan Liga 2 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu (3/8/2019) sore. Laskar Mataram kini ada di anak tangga kedua klasemen sementara dengan 15 poin, hanya tertinggal satu angka dari Persik Kediri yang di saat bersamaan bermain imbang 1-1 di markas Madura FC.

Dua gol PSIM Jogja dicetak dua pemain naturalisasi, Raphael Maitimo pada menit ke-15 dan Cristian Gonzales pada menit ke-50. Gol hiburan dari Sulut United dicetak oleh Fajar Romansyah pada menit ke-79.

Tampil di hadapan 1.500 suporter PSIM yang memenuhi Stadion Kapten I Wayan Dipta, PSIM langsung tampil menekan sejak awal babak pertama.  Cristian Gonzales yang dipasang sebagai striker tunggal langsung membuka peluang pada menit ke-2. Sayang, bola tendangan striker 42 tahun tersebut ditepis oleh kiper Sulut United.

Sementara permainan terbuka juga diperagakan oleh Sulut United. Beberapa kali serangan berbahaya dilesakkan oleh lini depan Sulut United. Beruntung, kiper PSIM I Putu Pager, tampil apik dan mengamankan gawang. Masuk menit ke-10, giliran Aditya Putra Dewa mencoba peruntungan. Namun tendangan dari Aditya masih mampu ditepis oleh kiper dari Sulut United.

PSIM baru mampu membuka keunggulan pada menit ke-15 melalui Raphael Maitimo. Berawal dari usaha Ichsan Pratama menusuk dari sisi kiri pertahanan Sulut United dan melancarkan umpan lambung yang ditanduk oleh Cristian Gonzales dan diteruskan melalui sepakan kaki Raphael Maitimo. Skor 1-0 untuk PSIM.

Unggul donasi gol tidak membuat PSIM menurunkan tempo permainan. PSIM terus menekan, pertahanan dari Sulut United. Sebaliknya, tertinggal donasi gol membuat anak asuh Heri Kiswanto terus melakukan perlawanan. Namun demikian, hingga wasit Karman asal Sulawesi Selatan meniup akhir tanda selesai babak pertama, skor tetap 1-0 untuk keunggulan PSIM.

Masuk babak kedua, PSIM masih terus menekan. Puncaknya menit ke-50, PSIM mampu menggandakan keunggulan menjadi 2-0 melalui Cristian Gonzales. Gonzales yang berdiri bebas berhasil meneruskan bola dari Agung Pribadi.

Tertinggal 0-2, Sulut terus mencoba menekan. Mereka baru mampu memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2 pada menit ke-79 melalui Fajar Romansyah. Pemain bernomor punggung 11 ini berhasil meneruskan bola rebound hasil sepakan temannya.

Para pemain PSIM Jogja sendiri mencoba menambah keunggulan. Namun demikian, di menit ke-85, PSIM dipaksa bermain dengan 10 pemain, usai Raphael Maitimo diganjar kartu merah. Tidak jelas alasan, kenapa pemain naturalisasi ini diganjar kartu merah. Namun, kuat dugaan ada ucapan dari Maitimo yang tidak pantas kepada hakim garis. Keunggulan 1-2 untuk keunggulan PSIM Jogja sendiri bertahan hingga akhir babak kedua.

Pelatih PSIM Jogja Aji Santoso puas dengan kinerja anak asuhnya. Sebab, jauh sebelum pertandingan dirinya sempat menyatakan jika pada laga kali ini target awal adalah meraih poin.

“Alhamdulillah pada pertandingan kali ini anak-anak mampu meraih poin penuh. Terima kasih kepada suporter yang datang ke sini.  Ada sekitar 1.500 suporter datang jauh-jauh kesini dan Alhamdulillah dibalas dengan poin tiga," kata Aji, usai pertandingan.

Sementara pemain PSIM Jogja Aditya Putra Dewa mengungkapkan, kunci kemenangan kali ini tidak lepas dari tekad dari para punggawa Laskar Mataram. "Teman-teman mampu menjalankan secara maksimal apa yang diperintahkan oleh pelatih, itu kunci dari kemenangan kali ini," ucapnya.

Aji mengungkapkan peluang PSIM finis di empat besar pada akhir putaran pertama sangat terbuka.

"Kami masih punya satu pertandingaan jika dibandingkan Persik Kediri. Kami akan berusaha semaksimal mungkin, setidaknya kami masuk empat besar pada akhir putaran pertama. Kemenangan kali ini akan menjadi  modal positif menghadapi pertandingan kandang selanjutnya melawan Martapura FC [8 Agustus],"terang Aji.

Terkait dengan diberikannya kartu merah kepada Raphael Maitimo, Aji menyatakan, belum mengetahui perihal alasan wasit Karman memberikan hukuman tersebut. Namun demikian, kuat dugaan, ada ucapan dari pemain naturalisasi tersebut yang menyinggung hakim garis.

"Tentunya ini tidak boleh terjadi, apapun keputusan dari wasit harus kita hormati," ucap Aji.