Ini Kelemahan Pemain PSIM yang Harus Dibenahi

Manajemen dan pemain PSIM Jogja berfoto bersama di Monumen PSSI, Jumat (12/4/2019) sore. - Harian Jogja/Jumali
16 April 2019 20:17 WIB Jumali Sepakbola Share :

Harianjogja.com, BOGOR—Pemain PSIM Jogja dituntut cepat beradaptasi dengan pola latihan yang diterapkan pelatih Vladimir Vujovic.

Pelatih asal Montenegro tersebut mulai menerapkan porsi latihan dengan intensitas tinggi dalam rangkaian pemusatan latihan di Bukit Hambalang, Citeureup, Kabupaten Bogor.

Karteker CEO PT PSIM Jaya Bambang Susanto mengatakan sejauh ini adaptasi sembilan pemain lama dengan pemain baru sudah mulai terlihat dan berjalan lancar. Pengusaha kelahiran Semarang ini menilai stamina pemain masih perlu ditingkatkan.

Bambang mengungkapkan ada satu pemain yang terpaksa harus ditinggal di Jogja, yakni Yoga Pratama. Yoga akan menyusul punggawa Laskar Mataram lainnya di Bukit Hambalang jika sudah menyelesaikan studi tahap akhirnya di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).

“Kami beri kesempatan. Segera setelah selesai, dia mulai gabung,” ujar Bambang.

PSIM Jogja mulai menjalani pemusatan latihan di Bukit Hambalang sejak Minggu (14/4/2019). Sebelum bertolak ke Bogor, Laskar Mataram sempat menjalani uji coba dengan Barito Putera di lapangan AAU, Berbah, Sleman, Sabtu (13/4/2019).

Vladimir Vujovic menilai kondisi fisik para pemainnya perlu dibenahi untuk mendukung skema permainan yang akan diterapkan. D i Bogor, Vlado juga berencana menggelar sejumlah uji coba untuk melihat perkembangan tim.

“Dua tiga kali pertandingan dengan klub yang levelnya di bawah kami. Setelah itu ada uji coba dengan klub Liga 1 untuk melihat perkembangan tim,” ucap Vlado.