Advertisement

PROFIL TIM PIALA DUNIA 2022: Mimpi La Furia Roja Kembali Raih Takhta

ST22
Jum'at, 18 November 2022 - 19:37 WIB
Arief Junianto
PROFIL TIM PIALA DUNIA 2022: Mimpi La Furia Roja Kembali Raih Takhta Timnas Spanyol. - Twitter

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA — Afrika Selatan menjadi pos terakhir Spanyol dengan performa terbaik di ajang Piala Dunia.

Setelah Piala Dunia 2010 itu Tim Matador tak pernah lagi menjadi yang terbaik. Pada masa itu Timnas Spanyol di perkuat oleh sejumlah pemain luar biasa, seperti Andre Iniesta, Sergio Ramos, Xavi Hernandez, hingga Iker Casillas.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

Performanya jauh menurun terlihat dari delapan tahun lalu yakni di Brasil dan Rusia, La Furia Roja hanya bertahan sampai group stage dan babak 16 besar.

Luis Enrique, Pelatih tim Matador membawa skuat gabungan pemain muda dengan talenta cemerlang dan pengalaman panggung akbar dengan harapan kembali membawa trofi kemenangan.

Laga pembuka Timnas Spanyol di Grup E akan menghadapi Timnas Kosta Rika pada Rabu (23/11/2022) mendatang. Berlanjut dengan melawan Jerman dan Jepang, laga kontra Jerman salah satu laga yang ditunggu-tunggu di panggung Qatar 2022. 

Pemain Andalan

Sergio Busquets./Instagram 5sergiob

Sergio Busquets, pemain veteran yang turut ambil bagian saat kejuaraan Piala Dunia 2010, akan menjadi tulang punggung lini tengah Timnas Spanyol serta mendapat tanggung jawab baru sebagai kapten tim.

Advertisement

"Saya tahu betapa pentingnya dia bagi kami. Dia seorang gelandang yang sempurna, baik saat bertahan maupun menyerang," sanjung Luis Enrique.

Namun perlu diakui bermain satu dekade membuat kekuatan sang legenda Barcelona mulai berkurang.

BACA JUGA: PROFIL TIM PIALA DUNIA 2022: Timnas AS dan Kejutan Skuat Termuda

Advertisement

Kehadiran Rodri Hernandez akan memperkokoh pertahanan tumpuan Spanyol dengan kemampuannya menguasai area bermain yang luas baik dalam fase menyerang maupun bertahan, sehingga mempermudah Pedri, Ansu Fati, dan Gavi untuk menjelajah lebih bebas.

Profil Pelatih

Luis Enrique, eks pelatih Barcelona dipilih melatih Spanyol yang mengejar impian untuk kembali menguasai dunia.

Sejauh mengasuh La Furia Roja prestasi tertinggi yang didapatkan ialah menjadi runner up UEFA Nations League 2020/2021 dan cukup impresif di Euro 2020 yakni hingga babak semifinal kemudian dihentikan Italia.

Advertisement

Meski tidak memboyong veteran Spanyol Sergio Ramos, Thiago Alcantara, dan David de Gea untuk Qatar 2022 tetapi Enrique percaya diri dengan pilihan pemainnya. Sergio Ramos sempat meminta untuk bermain di Piala Dunia 20222 tetapi Enrique menolak.

Setelah mengumumkan skuadnya Enrique pun mengatakan, “Saya tidak akan berubah hingga sampai ke piala dunia. Ini adalah tim Luis Enrique. Kami tidak akan mati ketakutan.”

Daftar Pemain

Advertisement

Kiper: Unai Simon (Athletic Club), Robert Sanchez (Brighton & Hove Albion), David Raya (Brentford FC)

Belakang: Cesar Azpilicueta (Chelsea FC), Dani Carvajal (Real Madrid), Eric Garcia (FC Barcelona), Hugo Guillamon (Valencia CF), Pau Torres (Villarreal CF), Aymeric Laporte (Manchester City), Jordi Alba (FC Barcelona), Jose Gaya (Valencia CF)

Tengah: Sergio Busquets (FC Barcelona), Rodri Hernandez (Manchester City), Gavi (FC Barcelona), Carlos Soler (Paris St Germain), Marcos Llorente (Atletico de Madrid), Pedro Gonzalez (FC Barcelona), Koke Resurreccion (Atletico de Madrid)

Depan: Ferran Torres (FC Barcelona), Nico Williams (Athletic Club), Yeremi Pino (Villarreal CF), Alvaro Morata (Atletico de Madrid), Marco Asensio (Real Madrid), Pablo Sarabia (Paris St Germain), Dani Olmo (RB Leipzig), Ansu Fati (FC Barcelona).

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Advertisement

alt

Indonesia Catatkan Sejarah Kirim Semua Wakil di BWF World Tour Finals 2022

Olahraga
| Selasa, 29 November 2022, 18:47 WIB

Advertisement

alt

Punya 100 Gerbong, Kereta Api Ini Mampu Meliuk di Pegunungan Alpen

Wisata
| Kamis, 01 Desember 2022, 22:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement