Jelang Lawan PSMS, PSIM Jogja Terkendala Tempat Latihan Becek

Pelatih PSIM Seto Nurdiyantoro - Instagram @psimjogja_official
19 Desember 2021 16:37 WIB Sunartono Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JOGJA--PSIM Jogja harus menghadapi kenyataan kondisi lapangan tempat latihan yang becek hingga sejumlah pemain masih cedera jelang laga 8 besar Liga 2 menghadapi PSMS Medan, Senin (20/12/2021). Meski demikian PSIM akan bermain maksimal untuk memenangkan pertandingan.

Pelatih PSIM Jogja Seto Nurdiyantara menjelaskan persiapan dimanfaatkan dengan recovery meskipun tidak maksimal karena terkendala kondisi lapangan cukup becek, namun kebugaran pemain terus diupayakan. Hal ini sudah menjadi resiko dan kemungkinan tim lain mengalami kendala serupa. Dengan kondisi pemain yang ada Laskar Mataram akan bermain sekuat tenaga melawan PSMS Medan.

BACA JUGA : Liga 2 Ditunda, PSIM Punya Lebih Banyak Waktu Bersiap

“Memang kami terkendala dengan lapangan yang cukup becek, hanya sedikit kita coba recovery,” katanya dalam konferensi pers daring, Minggu (19/12/2021).

Ia memastikan ada sejumlah pemain yang tidak bisa tampil karena masih dalam pemantauan medis. Oleh karena itu ada sedikit rotasi pemain untuk melengkapi. “Selain itu ada beberapa pemain tidak bisa tampil seperti Rocky terkendala medis, kemudian Yudha dan beberapa pemain lain dalam pantauan medis antara lain Beny, Purwaka, Jodi,”ujarnya.

Seto memandang PSMS Medan termasuk tim yang solid dan selalu memiliki persiapan matang dalam setiap laganya. Selain itu, melihat pertandingan sebelumnya, PSMS Medan menelan kekalahan, maka dalam laga besok tentu akan bermain mati-matian menghadapi anak asuhnya. Menurutnya, laga besok akan menjadi pertandingan seru dan menghibur dan PSIM berharap dapat meraih kemenangan.

"Semua pemain kami waspadai, cara bermainnya menarik seperti karakter Ansari Lubis [pelatih PSMS], bermain cantik dengan sedikit ngotot, kami antisipasi," ujarnya.

Seto mengaku telah melakukan evaluasi dari pertandingan sebelumnya yang kebobolan dua kali sehingga hanya menghasilkan imbang saat melawan Dewa United. Salah satunya melalui komunikasi dengan pemain untuk melihat titik kelemahan dan penyebab kebobolan.

"Terutama evaluasi pada bagaimana proses terciptanya gol [kebobolan] dan ada beberapa peluang namum belum bisa dimaksimalkan ini kami coba untuk evaluasi meskipun sekali lagi terkendala lapangan, sehingga kurang maksimal," ujarnya.

Pemain PSIM Aditya Putra Dewa mengakui adanya kendala lapangan sebagai tempat persiapan. Namun ia akan berusaha maksimal untuk memenangkan pertandingan. “Sebisa mungkin kami menjalankan instruksi pelatih dengan baik, seperti tadi disampaikan Coach Seto kami sedikit terkendala dengan persiapan, dari sisi lapangan juga,” ujarnya.

BACA JUGA : Kuota Suporter 100 Orang Bisa Tambah Daya Juang PSIM ...

Ia menyatakan kehadiran sejumlah suporter di lokasi pertandingan menjadi dukungan moral tersendiri bagi para pemain untuk memenangkan pertandingan. “Kami minta doa dan dukungan dari suporter dan keluarga pemain semoga bisa mendapatkan hasil terbaik,” ucapnya.