PSIM Raih Kemenangan Perdana, Ini Reaksi Seto

Pelatih PSIM Seto Nurdiyantoro - Instagram @psimjogja_official
19 Oktober 2021 19:07 WIB Sunartono Sepakbola Share :

Harianjogja.com, SOLO—PSIM mengalahkan klub milik Atta Halilintar, PSG Pati, dengan skor 2-0 dalam laga lanjutan Grup C Liga 2 di Stadion Manahan Solo, Selasa (19/10/2021) sore. Pelatih PSIM Seto Nurdiyantoro mengatakan kemenangan perdana itu merupakan hasil dari determinasi timnya.

Meski demikian, Seto melihat masih ada beberapa pemain yang tegang dan tidak bisa bermain lepas. Ini menjadi bahan evaluasi untuk pertandingan berikutnya agar menjadi lebih baik.

BACA JUGA: 900 Suporter PSS Dicegat Masuk Solo oleh Polisi

“Di babak pertama mungkin karena situasinya, kami menunggu untuk menyerang. Baru babak kedua kami memberikan kebebasan untuk berimprovisasi ke pemain dan alhamdulillah babak kedua kami bisa mencuri dua gol, ini hal penting buat kami untuk ke depan,” kata Seto dalam konferensi pers daring usai laga.

Seto melihat tingginya semangat pemain PSIM untuk memenangi pertandingan menjadi modal utama mendapatkan hasil terbaik. “Kami mengucapkan terima kasih untuk pemain dan suporter yang terus mendoakan kami, karena jalan masih panjang,” katanya.

Menurutnya tidak ada rahasia khusus memenangi pertandingan melawan PSG. Seto percaya bahwa kemenangan itu karena buah dari kerja keras pemain yang gigih melakukan latihan. “Salah satu yang susah ada;aj membangun mental pemain, semoga dengan hasil ini lebih bisa membangun mental. Jadi rahasia kemenangan ini tetap kemauan dan semangat pemain,” katanya.

Meski strategi yang digunakan melawan PSG membuah hasil, evaluasi tetap dilakukan karena racikan timnya yang diterapkan belum tentu cocok digunakan untuk pertandingan berikutnya. “Tetapi bisa juga iya [diterapkan untuk pertandingan berikutnya] sambil melihat kondisi pemain siapa yang cedera, tetapi tidak ada jaminan cara bermain hari ini cocok untuk besok,” ucapnya.

Kemenangan perdana ini membuat Laskar Mataram mampu mengoleksi lima poin dan berada di peringkat ketiga Grup C menggeser Persijap.

BACA JUGA: PSS Tundukkan Barito Putera, Dejan Yakin dengan Masa Depan

Pelatih PSG Pati Joko menyatakan babak pertama sebenarnya anak asunya punya banyak peluang tercipta dan permainan tergolong bagus dan sesuai rencana, meskipun ada sedikit kesalahan yang dilakukan pemain. Tetapi pada babak kedua, setelah kebobolan penalti, pemain PSG Pati sedikit tertekan.

“Tetapi kami akan tetap lakukan evaluasi, sebenarnya waktu latihan cukup tetapi memang butuh penanganan khusus,” ujarnya.