Liga 1 Pasti Digelar, Ini Syarat dari Persebaya

Maskot Persebaya Jojo dan Zoro - IG : Jojo_bonek
21 Juni 2020 14:27 WIB M. Syahran W. Lubis Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JOGJA—PSSI resmi memutuskan untuk melanjutkan kembali Liga 1 dan 2 Indonesia tahun ini, manajemen Persebaya memberikan warning kepada penyelenggara liga.

Manajemen Persebaya Surabaya mengaku menghormati keputusan itu, tetapi mereka berharap agar keputusan tersebut tidak dibuat secara gegabah dan menghasilkan risiko-risiko, baik jangka pendek maupun jangka panjang. “Setidaknya ada lima poin yang menurut kami perlu digarisbawahi,” kata Presiden Persebaya Azrul Ananda seperti dikutip dari laman resmi Persebaya, Sabtu (20/6/2020).

Azrul mengatakan poin pertama adalah berkaitan dengan kesehatan dan keselamatan. Kedua, terkait dengan kondisi sosio-ekonomi masyarakat. Saat ini, kata Azrul, jutaan masyarakat dalam situasi jauh lebih memerlukan pemenuhan kebutuhan dasar.

“Sepak bola hanya merupakan prioritas kesekian dalam kehidupan masyarakat, yang saat ini banyak kesusahan seperti pemotongan penghasilan atau bahkan kehilangan pekerjaan,” ucap dia.

Ketiga, dampak kompetisi jangka panjang. Jika Liga 1 dilanjutkan dengan berbagai penyesuaian, dia berharap segala penyesuaian itu tetap memikirkan dampak untuk musim-musim selanjutnya., terlebih jika harus berkaitan dengan promosi dan degradasi.

“Jangan sampai penyesuaian musim 2020 justru menggser konsistensi itu [soal degradasi dan promosi]. Pandemi seharusnya menjadi momen bagi klub-klub dan Liga untuk merefleksi dan berintrospeksi agar menyusun masa depan yang lebih baik dan berkelanjutan,” kata Azrul.

Keempat, kelanjutan kompetisi harus memperhatikan pengaruhnya ke tim nasional. Dia menilai pandemi justru memberi momen bagi semua untuk mencurahkan fokus kepada timnas dan mengumpulkan pemain untuk keperluan pemusatan latihan timnas jauh lebih kecil risikonya daripada melanjutkan liga.

“Yang terakhir adalah soal finansial liga dan klub-klub. Kelanjutan Liga 1 2020 akan mengakibatkan dampak finansial sangat besar terhadap klub-klub,” ucap dia.

Itulah sebabnya, dia berharap ada pembicaraan lagi yang lebih mendetail lagi dengan seluruh klub peserta. “Jangan lupa, klub-klub Liga 1 adalah pemegang saham 99 persen dari liga,” ujarnya.

Senada, manajemen Persipura Jayapura juga mengaku keberatan dengan rencana digelarnya kembali Liga 1 akhir tahun ini.

Sumber : JIBI/Bisnis.com