Resmi Jadi Stadion Piala Dunia U-20 2021, Mandala Krida Akan Dilengkapi Teknologi VAR

Stadion Mandala Krida - Antara
23 Januari 2020 16:57 WIB Newswire Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Stadion Mandala Krida di Kota Jogja resmi menjadi satu dari enam stadion penyelenggara Piala Dunia U-20 2021. Kepastian itu diungkapkan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

“Keenam stadion itu adalah Stadion Utama Gelora Bung Karno di Jakarta, Stadion Pakansari di Bogor, Stadion Manahan di Solo, Stadion Manala Krida di Jogja, Stadion Gelora Bung Tomo di Surabaya dan Stadion Kapten I Wayan Dipta di Bali,” ujar Sekretaris Kemenpora Gatot S. Dewa Broto, Kamis (23/1/2020).

Gatot mengumumkan enam stadion penyelenggara berdasarkan risalah rapat Piala Dunia FIFA U-20 2021. Turnamen global untuk pemain berusia muda itu akan berlangsung pada 24 Mei sampai dengan 12 Juni tahun depan.

Selain harus memastikan kesiapan enam stadion tersebut, Indonesia juga harus menyiapkan beberapa stadion lain sebagai pendukung. Sesuai syarat dari FIFA, mesti disediakan pula total 30 lapangan latihan karena setiap satu stadion utama harus didukung dengan lima lapangan latihan di sekitarnya.

FIFA, kata Gatot, akan datang pada  Maret 2020 untuk melakukan inspeksi awal terhadap infrastruktur dan kelengkapan stadion. “Oleh sebab itu diharapkan sudah ada perkembangan dari proses renovasi,” tutur Gatot.

Kemudian,  setiap stadion utama dan di lapangan pendukung harus memiliki  ruangan untuk video asisten wasit atau video assistant referee (VAR) karena teknologi tersebut wajib dipakai di turnamen garapan FIFA. Semua peralatan VAR akan disediakan oleh FIFA.

FIFA juga memiliki perhatian khusus kepada jumlah penonton. Organisasi yang kini dipimpin Gianni Infantino itu menyaratkan setiap pertandingan termasuk babak penyisihan ditonton oleh 10.000 sampai dengan 20.000 orang. Pada Januari 2021, FIFA akan mengundi pembagian grup Piala Dunia U-20 dan lokakarya di Bali.

Sumber : Antara