Ricuh Laga PSIM Versus Persis, Mobil Polisi Dirusak

Pemain Persis berlarian ke ruang ganti Stadion Mandala Krida, setelah pertandingan melawan PSIM berakhir ricuh. - Harian Jogja/Jumali
21 Oktober 2019 19:27 WIB Jumali Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Sebuah mobil dinas kepolisan yang diparkir di area parkir barat daya  Stadion Mandala Krida dibakar dan satu mobil lainnya dibalik dalam kericuhan di Stadion Mandala Krida, Senin (21/10/2019) petang.

Satu unit mobil pemadam kebakaran didatangkan untuk memadamkan kobaran api. Kericuhan di Stadion Mandala Krida mulai pecah di ujung laga saat PSIM sudah tertinggal 2-3.

Massa langsung turun ke lapangan. Semua pemain  Persis berhamburan masuk ke ruang ganti dan pertandingan akhirnya dinyatakan berakhir saat Persis unggul 3-2 atas tuan rumah PSIM.

Polisi yang berusaha menenangkan massa sempat menembakkan gas air mata. Banyak penonton yang terpapar gas air mata. Tidak hanya wanita, banyak anak-anak yang harus dievakuasi ke ruangan stadion.

Pertandingan sebenarnya berjalan ketat. Persis terlihat sama sekali tidak inferior. Mereka justru agresif dan unggul terlebih dahulu lewat Hapidin pada menit ke-25.

Sekutar 13 menit berselang, Laskar Mataram akhirnya mampu menyamakan kedudukan melalui gol yang dicetak Cristian Gonzales. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.

Pada babak kedua, Persis tak berleha-leha. Hasilnya Slamet Budiono sukses mencetak gol kedua untuk Persis pada menit ke-59.

Pemain berjuluk Budigol itu juga mencetak satu gol untuk membantu Persis meraih kemenangan 2-1 pada perjumpaan dua tim Mataram di Stadion Wilis, Kota Madiun, beberapa waktu lalu.

Tak puas hanya dengan dua gol, giliran Nanang Asripin mencetak gol untuk membantu timnya unggul 3-1 pada menit ke-63. Namun, Gonzales yang memang sejak awal diwaspadai akhirnya mencetak gol kedua pada menit ke-65.

Dalam pertandingan ini, suporter Persis Solo tak diberi kuota tiket, tetapi ada beberapa yang nekat berusaha datang ke stadion.