Imbas Bentrok Suporter Persik & PSIM: Persis Solo Main Tanpa Penonton

Sepeda motor bergelimpangan seuasi bentrok suporter Persik dan PSIM Jogja di Kediri, Jawa Timur, Selasa (3/9/2019). - Antara/Prasetia Fauzani
03 September 2019 19:57 WIB Chrisna Chaniscara Sepakbola Share :

Harianjogja.com, SOLO — Persis Solo harus bermain tanpa penonton ketika melawat ke markas Persik Kediri di Stadion Brawijaya, Kediri,  untuk melakoni laga pekan ke-15 Liga 2 2019, Jumat (5/9/2019). Kebijakan tersebut merupakan buntut bentrok antara suporter Persik dengan PSIM Jogja  di Stadion Brawijaya, Senin (2/9/2019).

Kelompok pendukung Persis, Pasoepati, menghormati keputusan tersebut dan mengimbau anggotanya agar tidak nekat berangkat ke Kediri. Pada Selasa (3/9/2019), DPP Pasoepati menerima informasi bahwa Polres Kediri melarang suporter Persis hadir di Stadion Brawijaya untuk menyaksikan laga kontra Persik.

Kondisi wilayah yang belum sepenuhnya aman menjadi alasan utama pelarangan fans Laskar Sambernyawa ke Kota Tahu, julukan Kediri. DPP telah menindaklanjuti informasi tersebut dengan mengimbau korwil-korwil untuk ikut menjaga kondusivitas Kediri dengan tidak menggelar away day ke Stadion Brawijaya, Jumat.

“Kami melihat kondisi di lapangan memang belum memungkinkan [untuk menerima pendukung Persis] karena waktunya sangat berdekatan [dengan kerusuhan]. Semoga teman-teman suporter memahami dan menaati anjuran pihak keamanan,” ujar Presiden Pasoepati, Aulia Haryo Suryo, saat dikonfirmasi Jaringan Informasi Bisnis Indonesia, Selasa.

Bukan kali ini saja suporter Persis terkena imbas kerusuhan yang dilakukan pendukung PSIM. Fans Persis dilarang hadir di laga Persis melawan Persatu Tuban, Stadion Bumi Wali, Tuban, 24 Juli, menyusul kerusuhan suporter PSIM di Tuban beberapa hari sebelumnya. Namun saat itu sejumlah suporter nekat ngluruk ke Tuban untuk mendukung Laskar Sambernyawa.

Sumber : JIBI/Solopos