Eks CEO PT PSS: Super Elang Jawa Butuh Investor Baru

Suporter PSS Sleman - Harian Jogja/Gigih M. Hanafi
01 September 2019 16:47 WIB Jumali Sepakbola Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Viola Kurniawati, eks CEO PT PT Putra Sleman Sembada (PSS) menilai PSS Sleman butuh tambahan modal agar bisa konsisten mengarungi kompetisi level tertinggi Indonesia, Liga 1.

Viola ditunjuk menjadi CEO PT PSS lewat RUPS di Sleman pada 18 Mei 2019 lalu. Dia kemudian mengajukan surat pengunduran diri pada 16 Agustus 2019. Pemegang saham kemudian menerima pengunduran diri tersebut dalam rapat umum pemegang saham (RUPS), Sabtu (31/8/2019).

“Saya berharap PSS semakin sukses sebagai tim promosi, yang hasilnya hingga saat ini cukup membanggakan. Pencapaian ini, ditambah dengan luar biasanya dukungan dari suporter menjadikan PSS sebagai tim yang cantik. Melihat beratnya beban bagi tim di Liga 1, sudah saatnya PSS membuka diri bagi investor untuk makin eksis dan berkembang,” kata Viola.

Direktur Operasional PT PSS Yoni Arseto mengatakan Viola telah membawa PSS ke arah positif baik dari sisi prestasi maupun pengembangan industri sepak bola. PSS adalah tim promisi terbaik hingga paruh musim. Super Elang Jawa bertengger di peringkat keenam dengan 24 angka, jauh lebih bagus ketimbang dua tim promosi lainnya: Kalteng Putra yang mengemas 17 angka di peringkat ke-15 dan Semen Padang yang hanya mengumpulkan 11 angka di dasar klasemen.

Viola mundur setelah muncul persoalan tentang bonus. Suporter menyuarakan ketidakpuasan dalam pemberian bonus dan mereka kemudian menggalang dana untuk memberikan bonus kepada pemain

Seusai bermain imbang 1-1 kala menjamu Persela Lamongan pada pekan ke-14 Liga 1 2019 di Stadion Maguwoharjo,  Kamis (15/8/2019), pemain PSS menerima bonus Rp241 juta. Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro sangat menghargai pemberian bonus tersebut karena masalah ini cukup pelik di Super Elang Jawa.

“Dari awal kalau bicara bonus itu sangat menyakitkan. Saya sangat bangga sama pemain ini, mereka luar biasa,” ujar Seto.

Sementara, Viola menegaskan pemberian bonus sudah diatur dalam kontrak pemain. “Saya enggak tahu sebelumnya seperti apa. Tetapi ketika saya masuk, ya saya ubah yang bisa membuat tim nyaman. Entah siapa yang bikin isu. Bonus juga ada di klausul kontrak, jadi kami pastikan bonus itu ada,” ucap Viola.