PSIM Digosipkan Tertarik Rekrut Bagus Kahfi Hingga Bayu Gatra, Ini Komentar Aji Santoso

Bagus Kahfi (kanan) bersama Khairul Imam (tengah) dan Sadam Gaffar merayakan gol Indonesia ke gawang Brunei dalam pertandingan Piala AFF U-18 di Vietnam, Sabtu (10/8/2019). - Antara/Yusran Uccang
12 Agustus 2019 21:27 WIB Jumali Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Pelatih PSIM Jogja Aji Santoso menepis gosip yang menyebut Laskar Mataram akan mendatangkan beberapa nama besar di sepak bola Tanah Air seperti Bagus Kahfi, Haudi Abdillah, Bayu Gatra, dan Sutanto Tan di putaran kedua Liga 2 2019.

“Saya tidak pernah menyampaikan itu [nama-nama pemain], itu hanya asumsi. Belum,” ujar Aji seusai memimpin latihan PSIM di Lapangan Tamanan, Bantul, Senin (12/8/2019).

Gosip itu berkembang setelah manajemen PSIM berniat mendatangkan pemain anyar di paruh kompetisi demi memenuhi tagret promosi ke Liga 1. Nama-nama yang berseliweran tersebut jarang bermain di klub mereka.

Bagus Kahfi adalah andalan Indonesia U-18 di Piala AFF 2019 yang memperkuat Barito Putera. Di klubnya, pemain kelahiran Magelang ini masih terlalu muda untuk bersaing dengan penyerang-penyerang seperti Rafael Silva, Samsul Arif, hingga Gavin Kwan Adsit. Haudi Abdullah adalah bek pelapis Bali United. Sutanto Tan adalah gelandang Bali United yang sempat menjalani trial di klub Swedia, Dalkurd FF, tetapi gagal dan sampa sekarang kesulitan bersaing merebut skuat inti tim asuhan Teco Cugurra. Adapun Bayu Gatra adalah eks penyerang Timnas U-23 yang menjadi penghangat bangku cadangan PSM Makassar.

Aji tak menutup kemungkinan nama-nama tersebut didatangkan, meski untuk saat ini terlalu cepat dibicarakan.

“Nanti, setelah pertandingan melawan Persis. Tetapi itu normal karena saya dan manajemen berkeinginan untuk membawa PSIM naik ke Liga 1, karena ini kesempatan yang sangat bagus dan ini harus kami manfaatkan,” kata Aji.

Eks pelatih Persela Lamongan ini memilih fokus mempersiapkan tim menghadapi Persis Solo. Sebab, pertandingan bertajuk Derby Mataram ini adalah pertaruhan bagi PSIM Jogja.

“Saya pilih fokus ke pertandingan terakhir [lawan Persis Solo]. Setelah itu baru kita fokus ke perekrutan pemain. Akan ada sedikit kejutan-kejutan, mudah-mudahan terealisasi,” kata Aji.