PSIM Tampil Butut, Suporter Desak Manajemen Gelar Evaluasi Besar-besaran

PSIM, bergembira di babak pertama dan menderita di babak kedua kala melawan Persik di Stadion Sultan Agung, Bantul, Senin (1/7/2019). - Harian Jogja/Jumali
03 Juli 2019 18:32 WIB Jumali Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Wadah suporter PSIM Jogja, Brajamusti, mendesak manajemen Laskar Mataram segera menggelar evaluasi besar-besaran, menyusul hasil buruk di Liga 2 2019, Senin (1/7/2019) lalu.

PSIM Jogja kini terpuruk di peringkat kesepuluh Grup Timur dengan hanya mengantongi tiga poin dari tiga laga. Kekalahan 1-2 dari Persik menjadi puncak kekesalan suporter. Mereka marah bukan hanya karena PSIM main buruk dan kalah, melainkan juga harga tiket mahal.

“Kami punya materi pemain berlabel bintang, plus tiket laga home yang harganya sekelas Liga 1. Namun, sampai pertandingan ketiga, belum ada peningkatan penampilan yang positif. Tentu ini sangat jauh dari ekpektasi kami,” kata Presiden Brajamusti, Muslich Burhanudin, Rabu (3/7/2019).

Menurut Tole, panggilan akrab Muslich Burhanudin, sejauh ini Brajamusti telah terbiasa mendukung PSIM dalam segala kondisi dan keterbatasan. Hal ini pula yang membuat mereka tidak silau dengan gemerlap pemain bintang.

“Kami hanya berharap manajemen melakukan evaluasi terkait hasil di awal liga ini. Untuk pemain, kami harapkan tetap menjaga semangat kebersamaan dan kekeluargaan.”

Tole mengapresiasi anggotanya yang telah menjalankan segala imbauan dari DPP demi menjaga ketertiban.

“Meskipun hasil pertandingan mengecewakan, mereka tetap bisa menjaga situasi,” kata Tole.