Vlado Dicerca Suporter, CEO PSIM Pasang Badan

Bambang Susanto - Harian Jogja/Jumali
02 Juli 2019 16:02 WIB Jumali & Budi Cahyana Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JOGJA—CEO PT PSIM Jaya Bambang Susanto pasang badan menyusul kekalahan Laskar Mataram dari Persik Kediri di Stadion Sultan Agung Bantul, Senin (1/7/2019) sore. Pada pertandingan pekan ketiga Grup Timur Liga 2 2019, tersebut PSIM Jogja takluk 1-2.

“Saya minta maaf, sedikit banyak saya ikut bersalah, karena meminta Vlado untuk bermain keluar dari pola yang biasa dia anut,” katanya melalui akun Instagram resmi klub @psimjogja_official, Senin (1/7/2019) malam.

Menurut Bambang, dia meminta PSIM memainkan sepak bola menyerang nan menarik.

“Saya minta menyerang full, mencoba memuaskan penonton, sementara Vlado selalu bilang untuk target ke Liga 1 tidak perlu main cantik, yang penting menang dan nanti di Liga 1 saja kita baru bermain cantik. Tetapi, saya tetap minta dia, suruh mencoba dan kita kalah,” kata Bambang.

Saat kalah dari Persik, permainan PSIM jauh dari kata cantik. Laskar Mataram memainkan umpan lambung yang kurang mujarab, terutama di babak kedua. Kualitas operan mereka buruk. Sepanjang 90 menir, di sepertiga akhir lapangan PSIM hanya mencatat 17 operan sukses dari 28 percobaan.

Suporter pun kecewa dengan hasil ini. Mereka meluapkan kekesalan dengan membuat tagar #Vladoout yang sempat menjadi tipik hangat di Twitter pada Senin petang. Suporter menganggap permainan PSIM tak menarik dan hasil yang mereka petik sangat mengecewakan.

Pelatih PSIM Jogja Vladimir Vujovic seusai pertandingan menyalahkan pemainnya karena menganggap mereka melakukan banyak blunder yang berdampak kepada kekalahan untuk PSIM Jogja.

“Saya tidak bisa menjelaskan, begitu banyaknya kesalahan yang pemain lakukan. Sekarang kami punya waktu dua pekan sebelum pertandingan berikutnya, kami akan evaluasi semua. Kami harus bicara dengan seluruh pemain, untuk lebih disiplin dalam setiap pertandingan,” ucap Vlado.