Lawan Bhayangkara FC, Pelatih PSS Beri Perhatian Khusus kepada Flavio Beck

Flavio Beck (99) - Harian Jogja/Jumali
20 Juni 2019 19:17 WIB Jumali Sepakbola Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—PSS Sleman kudu menaruh perhatian ekstra terhadap Flavio Beck yang sejauh ini menjadi pemain paling produktif di Bhayangkara FC. Jika lepas dari pengawasan, gelandang 32 tahun itu bisa memberi mimpi buruk bagi Super Elang Jawa.

Flavio Beck langsung nyetel di musim perdananya bersama The Guardian. Gelandang Brasil ini menyumbang empat dari lima gol Bhayangkara FC dalam tiga pertandingan. Performanya paling berkilau adalah ketika mencetak hattrick ke gawang Barito Putera di pekan letiga Liga 1 2019. Saat itu, Bhayangkara FC menang 4-2.

Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro jelas menaruh perhatian khusus terhadap pemain ini ketika anak asuhnya menjamu Bhayangkara FC di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (21/6/2019) besok sore.

“Salah satu pemain Bhayangkara FC seperti itu [sangat berbahaya]. Tetapi kami enggak tahu di satu pertandingan dengan pertandingan lainnya pasti akan berbeda, tetapi kami akan waspadai dia," ucap Seto, Kamis (20/6/2019).

Sebelumnya, Flavio Beck mengaku ingin mencetak hattrick ke gawang PSS, mengulang performa gemilangnya saat menghadapi Barito Putera

PSS saat ini berada satu setrip di atas Bhayangkara FC pada papan klasemen sementara. Super Elang Jawa berada di peringkat keenam dengan lima poin, sedangkan The Guardian di di peringkat ketujuh dengan empat poin. Namun, Bhayangkara FC adalah tim besar, tim yang pernah menjadi juara Liga 1 2017 dan sekarang sedang dalam tren positif.

Sebelum libur Lebaran, Bhayangkara FC menumbangkan Barito Putera 4-2. Di sisi lain, PSS Sleman juga stabil dan belum pernah kalah. Di laga terakhir, anak asuh Seto bahkan menahan imbang tuan rumah Persipura Jayapura dengan skor 1-1.

“Produktivitas tim mereka bagus. Melawan Barito menang dengan skor 4-2, mampu curi poin di kandang Borneo FC. Punya banyak pemain di timnas, banyak pengalaman tentunya,” kata Seto.

Selain Flavio Beck, The Guardian punya pemain-pemain yang sudah banyak makan asam garam di kompetisi level teratas, seperti Ilham Udin Armaiyn, Putu Gede Juni Antara, Muhammad Fatchurohman, hingga Adam Alis.

Sementara, PSS adalah tim baru di Liga 1 dan belum menelurkan pemain-pemain yang berkualitas menonjol. Toh, Seto tetap yakin dengan kekuatan anak buahnya.

“Mudah mudahan pemain dalam kondisi baik, mau bekerja keras dan bekerja cerdas,” kata dia.

PSS dipastikan tidak akan diperkuat oleh Guilherme Felipe Batata de Castro. Gelandang bertahan asal Brasil ini belum menjalani debut dengan PSS Sleman karena masih dibekap cedera. Selain Batata, PSS juga tidak akan bisa memainkan bek veteran, Purwaka Yudi. Mantan pemain Arema FC ini terlihat harus berlatih terpisah, sehari sebelum pertandingan. Sementara Ega Rizky, Dave Mustaine, Nerius Alom, Haris Tuharea, Ikhwan Ciptadi dan Gufron juga diragukan tampil.

“Meski demikian, tim medis merekomendasikan mereka bisa ditampilkan. Nanti akan kami lihat kondisi terakhirnya, apakah bisa dimaikan,” kata Seto.