Mental Pemain PSS Bermasalah Jelang Laga Pembuka Liga 1 2019

Pertandingan uji coba antara PSS Sleman melawan U-23 DIY Jateng di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (30/3/2019) - Harian Jogja/Jumali
10 Mei 2019 18:07 WIB Jumali Sepakbola Share :

Harianjogja.com, SLEMAN - Perbaikan mental pemain menjadi fokus pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyanto dalam lima hari ke depan jelang menjamu Arema FC pada laga pembuka Liga 1 2019 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (15/5/2019).

Sebab, usai ditekuk Persipura dengan skor 0-2 di laga uji coba sekaligus launching tim, Kamis (9/5/2019), dipastikan mental pemain mengalami penurunan.  "Kami perbaiki mental pemain dulu. Mudah-mudahan tidak drop lagi," kata Seto.

Menurut Seto, persoalan mental tanding masih menjadi kendala di timnya. Hal ini dibuktikan dari tiga pertandingan uji coba yang digelar usai Piala Presiden 2019. PSS sempat tampil tidak optimal saat ditahan Badak Lampung FC dengan skor 0-0. Sedangkan saat menekuk PSIS Semarang dengan skor 1-0, Bagus Nirwanto dan kawan-kawan mampu tampil optimal. Kondisi ini kemudian menurun saat bertemu dengan Persipura dan berakhir dengan kekalahan 0-2.

Kekalahan yang dialami oleh PSS pada laga uji coba kali ini, lanjut Seto, tidak bisa semata dilihat dari kualitas individu dan tim. Akan tetapi juga disebabkan faktor mental. Di mana para penggawa PSS Sleman tampil dengan beban.

"Pemain tampil ada beban, sehingga mereka tidak lepas. Dari sisi penampilan memang kita kalah kualitas, artinya dari individu, maupun secara tim," papar Seto.

"Sekarang kami perbaiki mental dulu, karena ini harus kami jaga, sambil pengkondisian dan mengatasi kesalahan yang terjadi," ucap Seto.