Advertisement

Rumah Ze Valente Dirampok saat PSS Sleman Dikalahkan Persebaya di Stadion Maguwoharjo

Jumali
Minggu, 28 Agustus 2022 - 14:37 WIB
Jumali
Rumah Ze Valente Dirampok saat PSS Sleman Dikalahkan Persebaya di Stadion Maguwoharjo Ze Valente / PSS Sleman

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN — Rumah gelandang asing PSS Sleman, Ze Valente, di kawasan Jalan Kaliurang, Sleman, Sabtu (27/8/2022) malam dirampok. Ironisnya, perampokan terjadi saat Ze Valente sedang membela PSS Sleman pada pekan ketujuh Liga 1 2022/2023 melawan Persebaya Surabaya, di Stadion Maguwoharjo, Sleman.

Ze sendiri kaget dan baru mengetahui jika rumahnya dirampok usai pulang dari laga yang berakhir untuk kemenangan Persebaya 0-1 tersebut. Ze pun akhirnya menyampaikan kabar terkait dengan perampokan yang menimpa rumahnya tersebut di Instagram Stories miliknya, Minggu (28/8/2022).

"Rumah saya dirampok tadi malam selama pertandingan PSS semalam. Kalah dalam permainan tentu merusak hari saya, tapi pulang dalam keadaan lelah dan merasa bahwa pencuri tersebut berada di dalam rumah saya memeriksa barang-barang saya, mencuri sepatu, pakaian, beberapa kalung dan nilai sentimental bagi saya, mencuri komputer saya, hardisk tempat saya menyimpan kenangan indah dalam hidup saya dan itu tidak akan menambah apapun bagi siapapun yang mencurinya, mencuri pengisi daya antara lain, membuat saya merasakan perasaan terburuk yang mungkin anda pernah rasakan," tulis Ze.

PROMOTED:  Resmikan IKM di Umbulharjo, Dinas Perinkopukm Jogja Berharap IKM Naik Kelas

"Namun saya belum pernah melalui ini. Saya sangat sedih dan kecewa serta saya tidak pernah berharap itu terjadi pada saya maupun kalian yang membacanya. Saya ingin meminta bantuan saya tidak membutuhkan orang itu untuk memberi saya semua yang ia curi. Akan tetapi saya hanya meminta barang yang paling berarti bagi saya. Saya berjanji untuk tidak mengekspos orang yang melakukannya di depan umum dan saya memberi mereka kesempatan untuk melakukan apa yang benar. Saya tahu kamu akan membaca ini. Saya menawarkan hadiah jika perlu. Sebagian diri saya mati di pulau ini. Saya juga ingin menyampaikan belasungkawa kepada salah satu pendukung kami yang meninggal kemarin. Sepak bola tidak pernah bertujuan untuk menyebarkan kebencian, sepak bola adalah tentang perasaan dan semangat. Ayo kita hentikan ini dan hari yang lebih baik pasti akan datang," lanjut Ze.

Sementara Media Officer PSS Sleman Juan Tirta Aditama mengatakan, jika sampai Minggu (28/8/2022) siang, Ze Valente belum juga melapor ke polisi terkait perampokan yang menimpanya.

“Belum Mas, baru dicek melalui security perumahannya, apakah ada cctv yang beroperasi di sekitar rumah Ze atau tidak ketika itu. Ze mau memberikan kesempatan untuk pelakunya dulu sebelum dia lapor polisi,” kata Juan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement

alt

Logo Honda Kembali Dipasang di Mobil F1 Tim Red Bull

Olahraga
| Rabu, 05 Oktober 2022, 22:07 WIB

Advertisement

alt

Satu-satunya di Kabupaten Magelang, Wisata Arung Jeram Kali Elo Terus Dikembangkan

Wisata
| Kamis, 06 Oktober 2022, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement