Simic Siap Laporkan Persija Jakarta ke FIFA

Kapten Persija Ismed Sofyan bersama Marko Simic - Liga Indonesia
29 April 2022 03:17 WIB Jumali Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JAKARTA — Polemik antara Persija Jakarta dengan mantan penyerang asingnya, Marko Simic masih berlanjut. Marko Simic membantah penjelasan yang disampaikan manajemen Persija Jakarta soal pembayaran gaji. Bahkan, pemain asal Kroasia itu siap melaporkan Persija ke FIFA terkait belum dibayarkannya gaji selama satu tahun.

“Persija tidak membayar saya uang saya seperti yang disepakati dalam kontrak sebelum Covid, selama Covid atau setelah Covid berakhir. Ini berarti bahwa klub tidak mengatakan yang sebenarnya dalam pernyataan mereka. Saya mengharapkan sesuatu seperti ini dari mereka hanya untuk menjadi jelas. Saya akan memperjuangkan hak saya di depan FIFA dan saya yakin saya akan menang," tulis Simic dalam Instagram storiesnya yang dilihat Kamis (28/4/2022).

Sebelumnya, Persija Jakarta membantah pernyataan dari Marko Simic yang menyatakan jika manajemen tim Macan Kemayoran tidak menepati janji perihal tunggakan gajinya selama setahun terakhir. Presiden klub Persija Jakarta, Mohamad Prapanca mengatakan, Persija adalah klub yang patuh dan taat hukum.

“Tidak benar ada pernyataan yang menyebutkan bahwa gaji pemain tidak dibayar selama satu tahun. Adapun penyesuaian gaji yang diberlakukan mengacu pada keputusan dari PSSI terkait pemberhentian kompetisi karena adanya pandemi Covid-19. Dasarnya adalah Surat Keputusan (SK) PSSI bernomor SKEP/69/XI/2020,” kata Prapanca dalam laman resmi Persija, Rabu (27/4/2022).

“Dalam situasi itu, semua pemain termasuk Marko Simic sepakat akan kebijakan tersebut yang dituangkan dalam adendum pertama sehingga semua berjalan sebagaimana mestinya. Namun pada perjalanannya, Marko Simic memiliki pemahaman yang berbeda untuk adendum selanjutnya,” lanjutnya.

“Di sisi lain, Marko Simic tetap menerima jumlah gaji yang telah disesuaikan tersebut tanpa keluhan apa pun. Dalam prosesnya Persija Jakarta terus berupaya untuk menyamakan pemahaman terkait adendum selanjutnya,” ungkap Prapanca.

“Pada dasarnya, Persija Jakarta adalah klub yang selalu mendukung karier pemain. Tidak benar jika Persija berniat membahayakan karier seorang pemain, terlebih lagi pemain tersebut telah berjuang bersama-sama dan meraih banyak prestasi. Sementara itu, Persija akan selalu mengikuti proses yang akan terjadi ke depannya,” jelas Prapanca.

Sebelumnya, Marko Simic menyatakan meninggalkan Persija Jakarta, Selasa (26/4/2022) malam. Penyerang asal Kroasia itu mengaku kecewa terhadap manajemen Persija karena tidak menepati janji perihal tunggakan gajinya selama setahun terakhir.

"Untuk teman, followers dan suporter. Kamu semua berhak mengetahui kebenaran," tulis Simic di Instagram pribadinya, Selasa (26/4/2022) malam.

"Dengan berat hati saya harus mengumumkan bahwa saya telah mengakhiri kontrak saya secara sepihak dengan Persija Jakarta karena klub telah melanggar kontrak setelah tidak membayar gaji saya selama satu tahun," lanjut Simic.

"Setelah empat setengah tahun pengabdian, 98 gol, empat trofi, momen-momen yang tidak terlupakan, penghargaan individu dan rekor yang saya pecahkan, ini adalah keputusan sulit dalam hidup saya," ungkap Simic.

"Setelah berbulan-bulan janji tidak ditepati dan dibangkucadangkan hanya karena saya menagih hak, saya pikir kini saya perlu melangkah. Saya perlu melakukan yang terbaik untuk diri saya dan yang berhak saya dapatkan. Saya berada di situasi yang berat dan sulit pada tahun ini. Beberapa orang telah membahayakan karier saya dan hal ini tidak akan pernah bisa saya terima," ucap Simic.