Tiket Terakhir Menuju Liga 1, PSIM Malah Dibelit Cedera

Pelatih PSIM Jogja - Instagram @psimjogja_official
29 Desember 2021 16:57 WIB Newswire Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Pelatih PSIM Jogja Seto Nurdiantoro mengatakan saat ini timnya tengah dilanda badai cedera menjelang pertandingan melawan Martapura Dewa United pada perebutan tempat ketiga Liga 2 di Stadion Pakansari, Bogor, Kamis pukul 17.00 WIB.

Padahal pertandingan kali ini merupakan tiket terakhir untuk menuju kasta tertinggi sepakbola Indonesia Liga 1.

Berbicara pada sesi konferensi pers virtual menjelang pertandingan, Rabu (29/12/2021), Seto Nurdiantoro mengatakan setidaknya ada empat pemain yang cedera dan sepuluh pemain yang kurang enak badan saat ini.

"Ini situasi yang sulit bagi kami, situasi yang sangat tidak menguntungkan karena semalam empat pemain kami cedera, semalam juga saya mendapatkan kabar 10 orang tidak enak badan, deman, macam-macam," jelas Seto.

Mantan pelatih PSS Sleman itu lanjut mengatakan, kondisi memberikan kesulitan untuk dirinya karena mengurangi pilihan pemain yang akan diturunkan oleh PSIM melawan Martapura Dewa United.

BACA JUGA: Resmi, Persija Rekrut Makan Konate

Seto mengatakan, meski dihadapkan dengan kondisi seperti ini, ia akan berusaha untuk memaksimalkan pemain yang ada dan berusaha untuk mendapatkan hasil yang terbaik.

"Ini buat kami sangat sulit, dalam artian pilihan pemain semakin sempit, tapi apapun nanti yang akan terjadi, kami akan berjuang mencoba maksimalkan yang ada. Harapanya hasil yang terbaik bisa tercapai," ungkap Seto.

Ia menilai, Martapura Dewa United adalah tim yang bagus dan PSIM Jogja sempat dibuat repot oleh Martapura Dewa United pada pertandingan pertama Grup Y babak delapan besar Liga 2.

Seto berharap pertandingan antara PSIM Jogja melawan Martapura Dewa United akan berjalan menarik dan apapun hasilnya nanti, ia meyakini itu adalah yang terbaik dari Tuhan.

"Saya pikir Dewa juga tim yang cukup bagus, di delapan besar juga kami cukup kewalahan. Mudah-mudahan menjadi tontonan yang menarik dan apapun hasilnya itu adalah rencana Tuhan," ujar Seto.

Sumber : Antara