PSIM Lolos 8 Besar, Seto Ucapkan Terima Kasih kepada Kaesang Bos Persis

Pelatih PSIM Seto Nurdiyantoro - Instagram @psimjogja_official
30 November 2021 20:44 WIB Budi Cahyana Sepakbola Share :

Harianjogja.com, SOLO—PSIM Jogja lolos ke 8 besar Liga 2 2021 setelah menang 1-0 atas Persijap Jepara pada laga terakhir Grup C Liga 2 2021 di Stadion Manahan, Solo, Selasa (30/11/2021) malam. Pelatih PSIM Jogja Seto Nurdiyantoro secara khusus mengucapkan terima kasih kepada bos Persis Solo, Kaesang Pangarep, atas kesuksesan ini.

Sebelum laga PSIM melawan Persijap, Kaesang Pangarep mengharapkan Persijap menang atas PSIM.

BACA JUGA: Timnya Jalani Laga Hidup Mati di Liga 2, Atta Halilintar Tak Bisa Tidur

“Jepara [Persijap] kudu menang,” kata Kaesang setelah Persis kalah 1-2 dari PSCS Cilacap, Senin (29/11/2021) malam.

Jika sampai Persijap menang, PSIM bakal gagal melaju ke delapan besar. Musababnya, nilai PSIM sama dengan PSCS Cilacap sementara Laskar Mataram kalah head to head. Pada Senin malam, PSCS berhasil menundukkan Persis Solo 2-1 dan menjaga asa ke fase lanjutan. Namun, kemenangan PSIM atas Persijap membuyarkah harapan Kaesang Pangarep.

“Terima kasih Mas Kaesang atas motivasinya. Selamat Mas Kaesang. Selamat untuk Persis Solo [yang sudah terlebih dahulu lolos ke delapan besar]. Sportivitas tetap dijaga. Salam buat Mas Kaesang,” kata Seto dalam jumpa pers virtual seusai laga.

Seto mengatakan kemenangan ini sangat berarti bagi PSIM. Dia mengapresiasi pemain yang sudah bekerja keras.

“Terima kasih juga untuk dukungan suporter PSIM,” ujar Seto.

Gol tunggal Laskar Mataram dicetak Yudha Alkanza lewat sepakan bebas di menit ke-37.

Yudha Alkanza melepaskan tendangan bebas apik. Bola melambung dan hendak disambar ayunan kepala Alberta Rockyawan. Kiper Persijap terkecoh gerakan Rocky sehingga tak mampu menahan bola sepakan Yudha. Sejak peluit pertama dibunyikan, Laskar Mataram langsung berupaya mengurung pertahanan Persijap.

BACA JUGA: Laga Lawan PSCS adalah Performa Persis Paling Buruk Musim Ini

Namun, serangan PSIM kurang efektif. Untungnya, Yudha Alkanza bisa memecah kebuntuan lewat tendangan bebas.

Di babak kedua, pola permainan tidak berubah banyak. Sejumlah peluang tetap gagal dimaksimalkan menjadi gol.

Dengan kemenangan ini, PSIM Jogja lolos ke delapan besar dengan koleksi 19 poin, unggul tiga angka atas PSCS Cilacap, dan menamani Persis Solo.