Preview PSIM Vs PSG Pati: All Out demi 8 Besar

Skuat PSIM Jogja berlatih di Stadion Mandala Krida beberapa waktu lalu. - Instagram/@psimjogja_official
23 November 2021 19:37 WIB Ichsan Kholif Rahman Sepakbola Share :

Harianjogja.com, SOLO—PSG Pati bakal melakoni laga berat untuk lolos dari zona degradasi saat melawan PSIM Jogja di Stadion Manahan pada Rabu (24/11/2021) pukul 18.15 WIB. PSIM dipastikan bakal tampil all out untuk mengamankan peluang lolos ke babak delapan besar.

PSG Pati terancam degradasi ke Liga 3 setelah tujuh koleksi poinnya dipangkas oleh Komite Disiplin (Komdis PSSI) setelah memainkan pemain tidak sah I Gede Sukadana dalam laga pembuka putaran kedua lalu. PSG Pati hanya menyisakan empat poin terpaut satu poin dari klasemen juru kunci HWFC. Di laga terakhir, PSG Pati harus mengakui keunggulan Persijap Jepara dengan skor 0-1. Skuat milik Atta Halilintar itu wajib mengalahkan PSIM untuk lolos dari zona degradasi.

BACA JUGA: PSS Imbang Lawan Bhayangkara FC, Dejan Sudah Senang

Di sisi lain, PSIM turut memburu poin penuh untuk menjaga posisi kedua klasemen Grup C Liga 2 Indonesia saat ini. Anak asuh Seto Nurdiyantoro mengoleksi 13 poin dari tiga kemenangan dan empat hasil seri. Laskar Mataram dibuntuti oleh PSCS Cilacap dengan selisih satu poin dan Persijap Jepara yang hanya terpaut dua poin.

PSIM dalam motivasi tinggi setelah pekan lalu mampu memenangkan laga Derbi Mataram kontra Persis Solo dengan skor 1-0. Laskar Mataram sukses memutus rekor tidak terkalahkan Persis Solo di tujuh laga Liga 2 Indonesia.

Pelatih PSG Pati, Joko Susilo, sebelum laga, Selasa (22/11/2021) mengatakan laga kesembilan itu merupakan laga penting untuk dimenangkan. Skuat Java Army dalam kondisi siap tempur mengalahkan PSIM.

“Lawan kami dihuni pemain berpengalaman, saya pernah bersama mereka ada Benny Wahyudi dan Purwaka Yudi. Apalagi kemarin mereka juga berhasil mengalahkan Persis Solo yang belum pernah terkalahkan. Kalau mereka bisa menang lawan Solo, kami juga bisa tentunya. Hanya Dadang yang absen,” kata Getuk sapaan akrabnya.

Menurutnya para pemain PSG Pati sudah meningkat dan membawa motivasi tinggi. Ia memilih tetap fokus meskipun peluang menuju babak selanjutnya sudah tertutup. Lalu, tim yang kini bernama AHHA PS Pati itu juga terancam zona degradasi.

Pemain PSG Pati, Ichsan Kurniawan, mengatakan telah melupakan hal-hal yang mengejutkan seluruh skuat PSG Pati yakni sanksi dari Komdis PSSI. Para pemain memilih fokus bertanding dan menganggap seluruh laga adalah final.

BACA JUGA: Duh..Gara-Gara Kalah Melawan PSIM, Pelatih Persis Solo Dijual di Shopee

Pelatih PSIM, Seto Nurdiyantoro, mengatakan persiapan tim berjalan seperti biasa saja hingga saat ini. Namun ada delapan pemain yang masih dalam pantauan tim medis. Ia berharap dengan hasil positif lalu menjadi motivasi lebih untuk lolos ke babak delapan besar.

Menurutnya PSG Pati juga bakal tampil habis-habisan untuk lolos dari zona degradasi.

“Purwaka, Yudha, Sugeng, dan ada beberapa pemain lagi yang sempat tidak mengikuti latihan secara penuh. Materi pemain PSG Pati juga sangat baik di seluruh lini kami sudah antisipasi. Kami juga mempelajari PSG Pati,” kata Seto.

Pemain PSIM, Syarif Wijianto, mengatakan ada beberapa rekan-rekannya yang kurang prima jelang laga itu. Ia fokus bekerja maksimal secara enjoy untuk kembali meraih hasil positif.