Prediksi PSS VS Borneo: Kalah Lagi, Dejan Kian Dekat untuk Out

Pelatih PSS Sleman Dejan Antonic - Instagram @pssleman
01 November 2021 06:47 WIB Sunartono Sepakbola Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—PSS Sleman akan menghadapi Borneo FC di lanjutan Liga 1 2021/2021 di Stadion Manahan, Solo, Senin (1/11/2021) sore nanti pukul 15.15 WIB.

Laga ini akan menjadi pertandingan menentukan bagi Pelatih PSS, Dejan Antonic, yang terus-terusan dihujat suporter karena hasil buruk dan permainan yang tak enak dilihat. Super Elang Jawa tampil melempem dengan koleksi delapan poin dari sembilan laga Liga 1. PSS terdampar di papan bawah dan sangat rapuh di belakang. Sudah kemasukan 17 gol dan menjadi tim Liga 1 yang paling banyak kemasukkan gol. PSS selalu kalah di dua laga terakhir.

BACA JUGA: Marco Blak-blakan Setelah Out dari PSS Sleman: Saya Sangat Kecewa dengan Manajemen

Publik Sleman langsung menuding pelatih Dejan Antonic sebagai biang kerok bobroknya tim dan meminta agar Dejan out. Manajemen di bawah komando Dirut PT PSS Andy Wardhana Putra akan menentukan nasib Dejan setelah melawan Persikabo pada Sabtu, 6 November nanti.

"Untuk Dejan, menyambung dari Dirut sebelumnya, kami akan evaluasi sampai akhir Seri 2," kata Andy kepada wartawan di Sleman, Sabtu (30/10/2021).

Menurut Andy, keputusan untuk memecat Dejan harus dilakukan dengan hati-hati. Apalagi kompetisi masih berjalan. Andy tak ingin mengorbankan klub karena keputusan yang dibuat buru-buru.

"Kami lihat performanya di dua pertandingan terakhir. Di situ akan kami beri keputusan final. Kami harus hati-hati, jangan sampai kami mengorbankan klub ini," ucapnya.

Jika Dejan tak bisa membuktikan diri dalam dua laga terakhir, manajemen kemungkinan besar akan mendepak pelatih berusia 52 tahun itu. "Kemungkinan [dipecat] ada, tapi kami lihat performa [Dejan] di dua pertandingan terakhir," ujar Andy.

Manajemen telah ancang-ancang jika nantinya Dejan benar-benar out dari PSS. "Kami sudah ada beberapa antisipasi, supaya tidak mengorbankan PSS. Antisipasi itu apakah nanti ada caretaker atau pelatih baru definitif," ucap Andy.