Sore Ini, PSS Akan Hadapi Persik Tanpa Irfan Jaya

Pemain PSS Irfan Jaya. - Instagram.
03 Oktober 2021 13:17 WIB Sunartono Sepakbola Share :

Harianjogja.com, SLEMAN--PSS Sleman akan menghadapi Persik Kediri dalam di pekan ke-6 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Minggu (03/10/2021) sore. PSS dipastikan akan bermain dengan komposisi pincang karena sejumlah pilar utamanya terpaksa harus absen.

Namun Pelatih PSS Dejan Antonic tetapi optimistis bakal memetik poin dalama laga tersebut. PSS harus bermain dengan penuh tekanan. Kemenangan adalah harga mati yang tidak bisa ditawar lagi bagi para fansnya. Sebagaimana diketahui para suporter meminta agar Dejan tak lagi melatih PSS seiring dengan hasil buruk selama dua pertandingan terakhir yang membuat posisi Super Elang Jawa nyarss terjerembab di bawah dasar klasemen.

BACA JUGA : Demonstrasi di Omah PSS, Massa Tuntut Dejan Out 

Dejan mengatakan ada tiga pemain yang absen dalam laga menghadapi Persik, yaitu Irfan Jaya karena ikut TC TImnas, Irfan Bachdim serta Saddam yang masih berkutat pada cidera. Namun ketidakhadiran beberapa pemain tersebut tidak mengurangi rasa optimis Dejan bahwa tim PSS mampu meraup poin tiga.

“Saya tahu kondisi kita sedang tidak istimewa, tapi pemain sudah terus berlatih keras dan semoga kita bisa keluar bersama-sama dari masalah yang ada. Sebagai pelatih saya hormat dan bangga kepada seluruh pemain,” katanya, Sabtu (2/10/2021).

Ia menambahkan kondisi meski tanpa sejumlah pilar utama namun kondisi pemain dipastikan lebih siap. Sehingga para pemainnya siap bekerja keras untuk dapat meraih kemenangan menghadapi Persik Kediri.

BACA JUGA : Ingin Pindahkan PSS Sleman, Begini Penjelasan Marco Gracia Paulo

Menurutnya kedua tim masih dalam kondisi yang efektif sebab belum mendapatkan formula yang bagus dalam permainan. Dejang pun mengakui kedua tim sama-sama sedang mendapatkan tekanan tak terkecuali posisi PSS saat ini.

“Semoga PSS bisa lebih pintar menghadapinya. Harapan saya, para pemain tetap disiplin seperti yang kita mau dan bisa memulai lebih bagus dari kota Bandung. Tuhan pasti bantu kita,” kata Dejan Antonic.