Chelsea "Bantu" Liverpool Raih Takhta

Pesepakbola Chelsea Willian (kanan) berselebrasi seusai mencetak gol ke gawang Manchester City, Jumat (26/6/2020) dini hari WIB. - Instagram
26 Juni 2020 11:27 WIB Newswire Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Liverpool dipastikan menjadi jawara Liga Premier musim ini setelah Chelsea sukses menjungkalkan tamunya Manchester City dengan skor 2-1, Jumat (26/6/2020) dini hari WIB. Kemenangan tersebut menutup peluang City yang berada di peringkat kedua papan klasemen untuk mengejar ketertinggalan 23 poin dengan Liverpool yang berada di puncak klasemen.

Sementara Chelsea, dengan kemenangan itu juga kian memantapkan posisinya di empat besar, melebarkan jarak keunggulan poin dengan dengan Manchester United dan Wolverhampton.

Pernyataan manajer City Pep Guardiola yang mengaku bakal memprioritaskan Piala FA ketimbang menunda pesta juara Liverpool, terbukti hanya bualan belaka ketika ia menurunkan kekuatan penuh untuk menghadapi Chelsea.

City bahkan hampir memperoleh peluang memanfaatkan blunder umpan kiper tuan rumah Kepa Arrizabalaga dan beruntung umpan terobosan yang mengarah ke Bernardo Silva bisa disapu oleh Antonio Ruediger.

Kepa tampil lebih sigap pada menit ke-18 untuk mengamankan bahaya yang berasal dari sundulan Fernandinho, demi menepis bola ke atas mistar gawang. Perlahan tapi pasti Chelsea mulai menemukan ritme permainan mereka, sayang tiga peluang beruntun dari Mason Mount, Pulisic dan Ross Barkley masih bisa diamankan barisan pertahanan City.

Akan tetapi lini belakang tim tamu kemudian melakukan kesalahan ketika Ilkay Gundogan dan Benjamin Mendy terlibat miskomunikasi yang akhirnya dimanfaatkan Pulisic yang berlari menuju kotak penalti City sebelum menaklukkan kiper Ederson Moraes demi menyarangkan bola ke pojok kanan bawah gawang. Chelsea memimpin 1-0 pada menit ke-36.

City hampir segera membalas ketika Riyad Mahrez memperoleh sedikit ruang di dalam kotak penalti tuan rumah, tetapi tembakannya masih tipis di atas mistar gawang. Tim tamu akhirnya berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-55 lewat eksekusi tendangan bebas Kevin de Bruyne yang melayang melewati pagar hidup sebelum menukik ke pojok kiri atas gawang tak terjangkau Kepa.

Selang dua menit, City hampir berbalik unggul lewat sebuah serangan balik yang dieksekusi cepat dan berakhir dengan Raheem Sterling sukses memperdaya Kepa, tapi bola tendangannya mengarah tepat ke tiang gawang sebelum disapu oleh para pemain Chelsea.

Citizen yang keasyikan menyerang kembali menemui masalah di lini pertahanan mereka pada menit ke-71, ketika Pulisic bisa mengalahkan Fernandinho untuk mengejar bola umpan terobosan. Pulisic lantas mengecoh Ederson, dan melepaskan tembakan tapi Kyle Walker cukup gesit untuk pasang badang menghalau bola sebelum melewati garis gawang.

Empat menit kemudian, Ederson melakukan penyelamatan gemilang untuk menolak tembakan Tammy Abraham, bola liar berusaha disontek Pulisic tetapi Fernandinho berdiri di garis gawang untuk menolaknya. Akan tetapi, wasit Stuart Attwell mendapat masukan dari VAR bahwa Fernandinho mengayungkan tangan kirinya untuk menghalau bola dan memberi hadiah tendangan penalti untuk tuan rumah sembari mengganjar kartu merah bagi pemain Brazil itu. Willian yang menghadapi bola dengan dingin memperdaya kompatriot senegaranya, Ederson, untuk mencetak gol dari titik putih dan membawa Chelsea kembali memimpin 2-1 pada menit ke-78.

Ketimpangan jumlah pemain memudahkan tugas Chelsea untuk menjaga keunggulan mereka hingga peluit tanda laga usai dengan kemenangan 2-1 atas Man City.