Bekuk Lazio, Atalanta Jadi "Penolong" bagi Juventus

Pemain Lazio Joaqun Correa (tengah) berebut bola dengan pemain Atalanta Remo Freuler, Kamis (25/6/2020) dini hari WIB. - Twitter
25 Juni 2020 17:27 WIB Arief Junianto Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Atalanta menjadi “penolong” bagi Juventus untuk memperbesar peluang scudetto musim ini. Betapa tidak, saat menjamu Lazio di Gewiss Stadium, Kamis (25/6/2020) dini hari WIB, skuat asuhan Gian Piero Gasperini itu sukses comeback dan meraih tiga poin setelah sebelumnya tertinggal 0-2.

Dengan kekalahan tersebut, ambisi Biancoceleste untuk menempel ketat Juventus di papan klasemen menjadi terhambat. Saat ini, Ciro Immobile dan kolega baru menorehkan 62 poin, selisih tiga poin dengan Juventus di puncak klasemen dengan 66 poin setelah seharu sebelumnya, berhasil menang atas Bologna dengan skor 2-0.

"Ini adalah sebuah pertandingan penting, kami kalah, ada penyesalan. Saya minta tim melakukan pendekatan yang tepat sedari start dan saya tak bisa mengeluh soal itu. Jika saja kami mencetak gol ketiga, situasinya akan berbeda," ucap Inzaghi kepada Sky Sport seperti dilansir Football Italia, Kamis.

Adik kandung eks penyerang Timnas Italia Filippo Inzaghi itu pun tak menampik kondisi tim yang “compang-camping” akibat banyaknya pemain yang cedera, membuatnya kesulitan dalam melakukan perubahan komposisi tim. "Kami dibelit banyak [pemain] cedera, Luis Alberto tak bisa main lebih dari 70 menit, Danilo Cataldi dan Tucu Correa minta diganti. Kami tak punya opsi cukup di bangku cadangan untuk melakukan rotasi di bagian akhir laga guna meredam lawan," kata dia.

Guna menjaga jarak sekaligus asa untuk menggondol scudetto musim ini, Lazio wajib tidak melewatkan poin saat menjamu Fiorentina, Minggu (28/6/2020) mendatang. Akan tetapi hal itu jelas tak mudah, terlebih sehari sebelumnya, Juventus di atas kertas bakal bisa mengatasi perlawanan tim papan bawah Lecce. 

Balikkan Keadaan

Dalam melawat ke markas Atalanta, permainan Lazio, terutama di awal babak pertama sebenarnya cukup agresif. Terbukti, ketika pertandingan baru berjalan lima menit, crossing pemain Lazio di sisi kiri pertahanan Atalanta, justru salah diantisipasi oleh gelandang tuan rumah, Marten de Roon. Bermaksud menghalau umpan silang, sepakan de Roon justru mengoyak gawang sendiri.

Terus menguasai pertandingan, Lazio sukses memperbesar keunggulan menjadi 2-0 lewat long shoot Sergej Milinkovic-Savic di menit ke-11.

Barulah setelah unggul 2-0, Lazio mengendurkan serangan. Akibatnya, tuan rumah justru mendominasi, bahkan sukses comeback dan menang melalui gol yang masing-masing dicetak Robin Gosens di menit ke-38; Ruslan Malinovsky di menit ke-66; dan sundulan Jose Palonimo di menit ke 80