Kehilangan Kedisiplinan, PSS Gagal Kalahkan Madura United

Haris Tuharea mencetak gol ke gawang Madura United di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (29/9/2019). - Harian Jogja/Jumali
29 September 2019 19:37 WIB Jumali Sepakbola Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—PSS Sleman gagal mengulang kedisiplinan dan soliditas yang diperagakan saat menumbangkan Madura United di Stadion Ratu Pamelingan, Pamekasan, 31 Juli lalu. Menghadapi musuh yang sama di Stadion Maguwoharjo Sleman, pada laga pekan ke-21 Liga 1 2019, Minggu (29/9/2019) sore.

Super Elang Jawa ditahan imbang Laskar Sape Kerap 2-2. Dua gol PSS dicetak Haris Tuharea di menit ke-45 dan Brian Ferreira di menit ke-73. Adapun dua gol Madura United diborong Alberto Goncalves pada menit ke-44 dan 53. PSS meneruskan hasil buruk dalam tiga laga terakhir. Setelah mengalahkan Semen Padang 1-0 di laga perdana putaran kedua, anak asuh Seto Nurdiyantoro belum pernah menang. PSS bermain imbang 1-1 melawan Persipura (pekan ke-18), dibantai Arema FC 0-4 (pekan ke-19) dan ditahan seri Madura United di pekan terbaru.

Super Elang Jawa tak beranjak dari papan tengah, tertahan di peringkat ke-8 dengan 29 poin, sedangkan Laskar Sape Kerap tetap di anak tangga dengan 35 poin.

Lini pertahanan PSS kewalahan mematikan pergerakan Beto dan harus kecolongan dua kali dari penyerang naturalisasi ini. Duet Alfonso de La Cruz dan Asyraq Gufron tampil kurang disiplin. Performa jeblok ini berbeda dengan laga dua bulan lalu saat Gufron dan Ikhwan Ciptady sangat disiplin dan bisa bikin Beto serta Aleksandar Rakic mati kutu.

Di menit ke-44, Beto memanfaatkan kemelut dan kegagalan De La Cruz menyapu bola keluar kotak penalti. Lewat kontrol prima dan tendangan voli, striker 38 tahun ini menjebol gawang Ega Rizky.

PSS langsung merespons dan menyamakan kedudukan tiga menit kemudian. Haris Tuharea juga memanfaatkan kemelut dan kebingungan bek Ante Bakmaz untuk menyarangkan bola ke gawang Muhammad Ridho.

Lini belakang kembali gagal mengantisipasi Beto. Alfonso kalah berebut bola udara dengan Beto sehingga striker Timnas Indonesia tersebut bisa mencetak brace lewat sundulan memanfaatkan asis Diego Asis. Untung bagi tuan rumah, lini belakang Madura United juga tak disiplin sehingga Brian Ferreira bisa menyamakan kedudukan memanfaatkan kemelut yang lahir dari sepak pojok di menit ke-73.

Pelatih Madura United Rasiman mengaku kecewa. “Kami datang ke sini untuk meraih kemenangan, tetapi gagal meraih kemenangan. Kami juga sudah mengontrol permainan, namun hasil berkata lain,” ucapnya.

Adapun Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro tetap bersyukur. “Karena secara kualitas dan cara bermain kami kalah. Jika dilihat Madura di atas tim inti kami,” ucap Seto.