Walikota Solo Tak Izinkan Persis Bermarkas di Stadion Manahan

Progres pembangunan Stadion Manahan Solo, Rabu (24/7/2019). (Solopos - Nicolous Irawan)
30 Agustus 2019 11:47 WIB Ivan Andimuhtarom Sepakbola Share :

Harianjogja.com, SOLO - Pemerintah Kota Solo belum bisa memberikan izin kepada Persis Solo untuk memanfaatkan Stadion Manahan Solo sebagai markas di sisa laga Liga 2 Indonesia musim 2019. Sebab, kepastian izin masih berada di bawah wewenang Pemerintah Pusat.

Sebelumnya, Manajemen Persis Solo telah melayangkan surat resmi kepada Wali Kota Solo untuk kembali menggunakan Stadion Manahan sebagai markas di sisa laga Liga 2 Indonesia musim 2019. Manajemen berharap Laskar Sambernyawa bisa memakai stadion yang saat ini masih dalam proses renovasi tersebut pada laga melawan Madura FC pada 18 September 2019 mendatang.

Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo, mengatakan dengan tegas tak akan memberikan izin pertandingan apapun di Stadion Manahan selama bangunan itu belum diserahkan kepada Pemkot Solo. Padahal, hingga kini, ia juga belum tahu proses serah terima stadion yang menjadi satu di antara beberapa stadion yang diajukan menjadi venue Piala Dunia U-20 tersebut.

“Selama belum diserahkan pembangunan itu kepada pemkot, ndak ada pertandingan di sana. Serah terima belum tahu,” ujarnya saat ditemui wartawan di Stadion Sriwedari Solo, Kamis (29/8/2019).

Ditanya soal perkembangan pembicaraan Wali Kota dengan bos PT Syahdana Property Nusantara (SPN) Sigid HaryoWibisono di rumah dinas wali kota beberapa waktu lalu, Rudy mengatakan belum ada perkembangan yang berarti. Ia justru ingin meluruskan informasi yang beredar di media sosial perihal laga uji coba antara Persis dengan Timnas U-23 di Stadion Manahan, 9 September 2019 mendatang.

“Di medsos akan ada uji coba Timnas U-23, itu enggak ada. Tulis yang gede-gede. Karena belum ada pembicaraan saya dengan timnas dan dari PT Persis Solo Saestu [manajemen Persis] kirim surat kemarin pagi,” ungkapnya. 

Sumber : Solopos.com