Hanya Tertinggal Dua Poin dari PSIM, Persis Solo Pede Menuju Derby Mataram

08 Agustus 2019 21:47 WIB Ivan Andimuhtarom Sepakbola Share :

Harianjogja.com, BIAK—Persis Solo meraih kemenangan 1-0 saat bertandang ke markas PSBS Biak, Stadion Cendrawasih, Biak, Papua, pada pertandingan pekan ke-10 Liga 2  2019, Kamis (8/8/2019) pukul 13.15 WIB.

Kemenangan di kandang lawan ini menunjukkan tren positif Laskar Sambernyawa sejak ditangani karteker pelatih Choirul Huda. Persis telah mengumpulkan 13 poin dalam lima laga bersama Choirul.

Formula yang disajikan Cak Irul, panggilan akrab Choirul Huda, di Biak benar-benar membuat tuan tumah PSBS kelimpungan. Mereka tak mampu menembus gawang Persis meski bermain di kandang dengan dukungan penuh penonton dan keunggulan adaptasi lapangan.

Oleh-oleh tiga poin dari Biak tersebut akan menjadi vitamin berharga bagi Laskar Sambernyawa sebelum menjalani derby Mataram melawan PSIM Jogja di Stadion Wilis, Madiun, Jumat (16/8/2019) pekan depan. Saat ini, Persis berada di peringkat ketiga klasemen sementara dengan nilai 16, tertinggal dua angka dari PSIM Jogja yang kokoh di peringkat pertama.

Persis melakoni laga di Biak dengan penuh perjuangan. Perjalanan jauah yang menguras tenaga dan kondisi cuaca yang kurang bersahabat membuat Persis harus jeli mengatur strategi.

Dalam laga tersebut Persis menampilkan permainan sebagai tim dengan tipikal menyerang. Seperti biasa, mereka memainkan skema permainan atraktif khas formasi 4-2-3-1 yang hampir jadi paten di Persis sejak era Agus Yuwono.

Jual beli serangan terjadi antara dua tim. Meski mendapat beberapa peluang, tak ada gol tercipta hingga turun minum. Pada babak kedua, stamina para pemain Persis benar-benar diuji. Tetapi Ugiek Sugianto dkk., sukses melalui cobaan itu.

Gol yang ditunggu pendukung Persis akhirnya datang pada menit ke-72. Ilhamul Irhaz yang masuk dari bangku cadangan membayar kepercayaan pelatih. Berawal dari dribel cepat Nanang Asripin dari sisi kanan, bola kemudian dioper ke Dwi Cahyono. Dwi yang melihat Irhaz dan Ugiek di kotak penalti lawan kemudian mengumpankan bola ke Irhaz.

Setelah mengontrol bola, Irhaz melesakkan tendangan dengan kaki kanannya ke sisi kiri gawang PSBS. Penjaga gawang Yusack Samuel Redjauw tak mampu menghalau bola. Skor 1-0 untuk Persis.

Tertinggal satu gol, PSBS terus melancarkan tekanan di sisa waktu babak kedua. Mereka sempat beberapa kali mengancam gawang yang dijaga Sendri Johansyah. Namun, hingga pertandingan usai, skor 1-0 untuk kemenangan Persis.

Pelatih sementara Persis, Choirul Huda, mengakui raihan tiga poin tersebut didapat dengan penuh perjuangan. Menurutnya ada banyak faktor yang membuat laga itu begitu sulit.

“Khususnya faktor cuaca karena anak-anak [terkena] pengaruh cuaca panas. Lalu perjalanan dari Jawa ke sini menguras tenaga,” ujar Choriul seusai laga melalui media ofisial Persis. Choirul menilai PSBS menyebut PSBS hanya kurang beruntung di laga itu.

Sementara itu, Asisten Pelatih PSBS, Budi Pranoto, mengatakan anak asuhnya sudah bermain maksimal. Ia secara legawa menerima kekalahan tersebut.

“Itulah sepak bola. Ada yang menang, ada yang kalah. Lupakan hasil tadi dan bersiap ke Martapura untuk pertandingan terakhir putaran I,” ucap Budi, Kamis.