Menang di Stadion Baru, PSIM Menatap Derby Mataram dari Puncak Klasemen

PSIM melawan Martapura FC menjadi pertandingan sepak bola profesional pertama di Stadion Mandala Krida, Jogja, setelah direnovasi, Kamis (15/8/2019). - Harian Jogja/Galih Eko Kurniawan
08 Agustus 2019 20:02 WIB Jumali Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JOGJA—PSIM Jogja menundukkan tamunya, Martapura FC, dengan skor 2-0 pada pertandingan pekan ke-10 Liga 2 2019 di Stadion Mandala Krida, Jogja, Kamis (8/8/2019) sore.

Hasil bagus di stadion baru ini mengantar Laskar Mataram bercokol di peringkat pertama klasemen sementara Grup Timur Liga 2 2019 dengan nilai 18. PSIM mengudeta Persik Kediri. Sebelum pertandingan, Persik berada di peringkat pertama dengan nilai 16. Namun, Kamis sore tadi, Persik bermain imbang 2-2 di kandang Bogor FC Sulut United.

Persik sudah memainkan sepuluh pertandingan di putaran pertama. Sementara, PSIM tinggal menyisakan satu laga sebelum paruh musim, yakni menghadapi musuh bebuyutan Persis Solo pada Derby Mataram di Stadion Wilis, Madiun.

Saat ini, Persis Solo berada di peringkat ketiga dengan nilai 16 setelah pada pertandingan hari ini mengalahkan tuan rumah PSBS Biak 1-0. PSIM bisa menjadi juara paruh pertama Liga 2 2019 asalkan tidak kalah melawan Persis, Jumat (16/8/2019) pekan depan.

PSIM menang berkat gol tendangan bebas Aditya Putra Dewa pada menit ke-24 dan sepakan Cristian Gonzales pada menit ke-25.

Menurut Pelatih PSIM Jogja Aji Santoso, kunci kemenangan anak asuhnya adalah keberhasilan menerapkan tekanan tinggi pada babak pertama. Para pemain Laskar Mataram langsung menempel Martapura FC begitu kehilangan bola.

Anak asuh Frans Sinatra akhirnya mati akal dan terpaksa menerepkan umpan lambung. Aji juga memuji Gonzales yang tampil bagus dan bisa menekan bek lawan.

“Alhamdulillah El Loco [Cristian Gonzales] juga tampil maksimal. Berkali kali mereka [Martapura FC] kami tekan, mereka hanya melakukan long ball [umpan panjang]. Ini kesempatan pemain kami untuk melakukan duel,” ujar dia.