Melawat ke Kalimantan, PSIM Jogja Bawa 20 Pemain

Vladimir Vujovic - Instagram PSIM Jogja Official
13 Juni 2019 20:42 WIB Jumali Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JOGJA - PSIM Jogja hanya membawa 20 pemain ke Kalimantan untuk menghadapi Persiba Balikpapan dan Mitra Kukar pada laga pertama dan kedua Liga 2 2019 Grup Timur. PSIM Jogja mengincar poin di dua laga tandang tersebut.

"Kami rencananya hanya membawa 20 pemain. Mengenai siapa saja, akan kami lihat kondisi terakhir mereka nantinya," kata pelatih PSIM Jogja Vladimir Vujovic kepada Harianjogja.com, Kamis (13/6/2019).

Pelatih asal Montenegro ini berharap agar kondisi kebugaran para pemain tetap terjaga dan siap diturunkan saat menghadapi dua laga perdana away di Pulau Kalimantan.

"Saat ini Tolle [Ahmad Hisyam Tolle] sedang sakit dan harus mendapatkan perawatan. Begitu juga dengan Maitimo [Raphael Maitimo] yang dalam proses pemulihan. Kami harapkan kedua pemain ini cepat pulih sebelum kami berangkat ke Kalimantan," harap Vlado.

Selain hanya akan membawa 20 pemain ke Kalimantan, Vlado memastikan tim tidak akan didampingi oleh pelatih fisik Ega Raka Galih. Sebab, Ega harus menjalani kursus lisensi B AFC di UNY 18 Juni hingga 1 Juli mendatang.

Pada kursus lisensi B AFC, Ega akan menjalani pelatihan bersama dengan mantan manajer PSIM Jogja Erwan Hendarwanto, pelatih fisik PSS Sleman Asep Ardiansyah dan juga mantan pelatih fisik PSS Sleman Komarudin.

Menurut Vlado, PSIM sudah siap untuk menghadapi kompetisi Liga 2 2019. Begitu juga dengan dua pertandingan awal, yakni melawan Persiba Balikpapan di Stadion Batakan, Balikpapan, 22 Juni mendatang dan melawan Mitra Kukar, 26 Juni mendatang. Namun, mantan bek Persib Bandung dan Bhayangkara FC ini masih enggan membeberkan mengenai strategi yang kemungkinan diterapkan di dua laga away tersebut.

Terpisah, CEO PT PSIM Jaya Bambang Susanto menyatakan, tim tidak akan pulang ke Jogja seusai menjalani laga perdana menghadapi Persiba Balikpapan, 22 Juni mendatang. Raymond Tauntu dan kawan-kawan langsung bertolak ke Samarinda dan menjalani latihan di sana, sebelumĀ  dijamu oleh Mitra Kukar, 26 Juni.

"Langkah ini kami tempuh mengingat padatnya jadwal. Kami tidak ingin mengambil risiko dengan kondisi kebugaran mereka," ucap Bambang.