Zidane Mau Kembali Latih Madrid karena Prihatin Melihat Kondisi Pemain

Zinedine Zidane - Reuters/Susana Vera
12 Maret 2019 17:07 WIB Ahmad Baihaqi Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JOGJA - Zinedine Zidane kembali melatih setelah 284 hari meninggalkan klub peraih 13 trofi Liga Champions tersebut. Zizou mengaku langsung mengiyakan tawaran menangani Los Blancos karena prihatin melihat situasi pemain.

"Ketika Presiden [Florentino Perz] memanggil saya, saya tidak bisa mengatakan tidak. Saya tidak bisa mengatakan tidak," kata Zidane seperti dikutip dari Reuters, Selasa (12/3/2019).

"Saya tidak ragu untuk kembali sekarang daripada harus musim depan. Melihat pemain saya seperti itu, saya tidak senang melihat keadaannya," imbuhnya.

Setelah meninggalkan Madrid, Zidane memilih untuk menganggur dan beristirahat dari sepak bola sejenak. Dia pun mengakui mendapat tawaran dari sejumlah klub sebelum kembali ke Madrid. "Saya sudah memiliki beberapa tawaran, tetapi saya tidak ingin pergi ke tim lain," Zidane menegaskan.

Pelatih asal Prancis itu sebenarnya cukup sukses bersama Madrid. Termasuk mempersembahkan tiga gelar Liga Champions beruntun dalam tiga musim terakhir. Namun, dia secara mengejutkan mundur pada akhir musim lalu, tepatnya pada 31 Mei 2018.

Madrid lantas menunjuk Julen Lopetegui sebagai penggantinya. Namun Lopetegui gagal membawa Madrid bersinar dan akhirnya didepak. Begitu juga dengan Santiago Solari yang diangkat setelah Lopetegui. Pengangkatan Solari juga berujung pemecatan pada Selasa (12/3/2019).

Madrid akhirnya mengontrak Zidane lagi untuk menjadi pelatih hingga 30 Juni 2022. Kondisi Madrid selepas ditinggal Zidane memang mencemaskan. Mereka sudah tersisih di Copa del Rey dan Liga Champions. Di La Liga Spanyol, Madrid tertinggal jauh dari Barcelona. Tak ayal, Los Blancos terancam tanpa gelar musim ini.

Namun, Zidane enggan menyalahkan Lopetegui maupun Solari atas keterpurukan Madrid.

"Saya tak mau membahasnya. Lopetegui dan Solari sudah berusaha berbuat terbaik untuk klub, pemain, dan tim. Yang penting sekarang adalah melangkah ke depan."

Sumber : JIBI/Solopos