Ini Komentar Zidane Setelah Kembali Melatih Real Madrid

Zinedine Zidane - Reuters/Susana Vera
12 Maret 2019 04:00 WIB Budi Cahyana Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JOGJA - Zinedine Zidane meninggalkan Real Madrid pada 31 Mei 2018, tak lama setelah membawa Madrid meraih gelar ke-13 Liga Champions. 284 hari kemudian, dia kembali menjadi pelatih setelah Madrid tersingkir di 16 besar Liga Champions 2018-2019.

Zidane dikontrak hingga 30 Juni 2022 dan target utamanya adalah membawa Madrid sebagai tim terkuat Eropa.

"Saya tak berutang apa pun terhadap Madrid. Saya datang ke sini karena ingin melatih klub ini," ujar Zidane sebagaimana dikutip Marca.

"Saya ingin kembali bekerja dan membawa Madrid ke tempat seharusnya."

Tempat seharusnya Madrid adalah barisan kandidat juara Liga Champions. Namun, di tangan Santiago Solari, Los Blancos hancur lebur, tersingkir di 16 besar gara-gara kalah 1-4 dari Ajax Amsterdam di Santiago Bernabeu. Solari tak sepenuhnya salah. Dia mewarisi tim bentukan Julen Lopetegui yang terkulai di La Liga.

"Saya tak akan menyalahkan siapa pun. Lopetegui dan Solari berbuat yang terbaik untuk pemain, tim, dan klub. Apa yang sudah terjadi tak bisa diulang. Yang terpenting sekarang adalah menatap ke depan," ujar Zizou.

Zidane pertama kali datang ke Madrid pada Januari 2016, menggantikan Rafael Benitez yang hanya bertahan setengah musim. Selama dua setengah tahun menangani Los Blancos, Zizou mempersembahkan sembilan trofi: tiga Liga Champions, dua Piala Super Eropa, dua Piala Dunia Antarklub, serta masing-masing satu La Liga dan Supercopa de Espana.

Zidane kini diberi waktu hingga tiga tahun ke depan untuk menyamai atau bahkan melebihi pencapaiannya di periode pertama bersama Los Blancos.

"Pelatih terbaik di dunia telah kembali bersama kami," kata Presiden Real Madrid Florentino Perez.