Fiorentina Vs Roma: Kalah 1-7 Sering Diderita Roma, Di Francesco Minta Maaf

Eusebio di Francesco - Reuters
31 Januari 2019 18:45 WIB Budi Cahyana Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Pelatih Roma, Eusebio di Francesco meradang saat timnya baru saja dipermalukan Fiorentina 1-7 dalam laga perempat final Coppa Italia di Stadion Artemio Franchi, Firenze, Kamis (31/1/2019) dini hari WIB. Kekalahan besar ini sudah sering dialami Roma.

“Komentar apa pun yang saya keluarkan sekarang tidak akan berguna. Performa kami sangat butuk di setiap jengkal lapangan. Saya akan mengevaluasi kekalahan ini dengan kepala dingin dan sejujurnya saat ini suasana hati saya sedang buruk,” ujar Di Francecsco dalam konferensi pers seusai laga sebagaimana dikutip Football Italia.

Roma kebobolan tiga gol Federico Chiesa, dua gol Giovanni Simeone, dan masing-masing satu gol Marco Benassi, dan Luis Muriel. Gialorossi hanya bisa membuat satu gol lewat Aleksandar Kolarov. Ini adalah kekalahan terbesar Roma sepanjang sejarah Coppa Italia. Namun, Serigala Italia ini sudah sering mengalami pertandingan menyakitnya seperti ini.

Pada 21 Oktober 2014, Rma juga kalah 1-7 dari Bayern di Liga Champions. Sebelumnya, Roma pernah dilibas Manchester United, juga di Liga Champions, dengan skor 1-7 pada April 2007.

Pada periode yang lebih lampau, Roma tiga kali kebobolan tujuh gol: yakni kalah 1-7 dari Torino di laga Serie A pada Oktober 1947 dan dari Juventus pada Maret 2932, serta kalah 2-7 dari Juventus di Serie A pada Oktober 1950.

“Pertandingan ini memastikan adanya masalah yang harus kami selesaikan. Yang pasti, saya tak akan mundur. Menyerah dan meninggalkan pos pelatih Roma tak pernah terlintas dalam benak saya. Sampai sekarang, Roma adalah tim dengan pertahanan terbaik di Serie A. tetapi taktik sebagus apa pun tak akan bermakna tanpa mental yang kuat. Yang harus kami lakukan saat ini adalah meminta maaf kepada fans. Saya kesulitan menjelaskan apa yang terjadi. Ini benar-benar memalukan.”