Advertisement

Kembali Berlatih, Semua Pemain Arema FC Didampingi Psikolog

Jumali
Jum'at, 21 Oktober 2022 - 21:17 WIB
Jumali
Kembali Berlatih, Semua Pemain Arema FC Didampingi Psikolog Pemain PSS Sleman Jihad Ayoub berebut bola dengan pemain Arema FC Gian Zola - Instagram : @PSSleman

Advertisement

Harianjogja.com, MALANG -- Kondisi psikologis pemain setelah tragedi Kanjuruhan 1 Oktober 2022 mendapatkan perhatian besar dari manajemen Arema FC. Sebagai upaya pemulihan, seluruh awak tim Singo Edan mendapatkan pendampingan dari psikolog.

BACA JUGA : Kronologi Tragedi Kanjuruhan

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

Pendampingan ini dirasa menjadi kebutuhan penting untuk beradaptasi dalam memulai proses berlatih dan beraktivitas sehari-hari secara normal.

Psikolog yang mendampingi pemain Arema FC dibagi beberapa tim yang berasal dari Universitas Indonesia. “Tim kami memberikan stabilisasi emosi dengan tujuan agar mereka tetap bisa dapat beraktivitas dan melakukan aktivitas rutin dan menjalani latihan,” ungkap Dian Wisnuwardhani, M.Psi., Psikolog salah satu psikolog yang mendampingi tim Arema FC, dikutip dari laman resmi klub, Jumat (21/10/2022).

Pendampingan mulai dilakukan pada (20/10/2022) dengan melakukan konseling baik secara kelompok maupun personal kepada masing-masing pemain. Pendekatan secara individual dirasa menjadi hal yang sangat penting, karena dampak psikologis yang dirasakan masing-masing pemain tentu berbeda-beda.

Pendampingan tersebut akan dilakukan setidaknya dalam kurun waktu dua minggu sesuai dengan kebutuhan pemain untuk memulihkan kondisi mereka. Pendampingan tidak hanya dilakukan melalui konseling di ruangan, tetapi juga saat menjalani latihan.

Advertisement

Sesi latihan sendiri sudah mulai dilakukan pada pada (21/10/2022), karena dalam masa pemulihan kondisi psikologis pemain dan untuk memudahkan proses pendampingan psikologis maka sesi latihan dilakukan secara tertutup.

“Pendampingan psikologis dilakukan secara individual dan kelompok. Ini dilakukan selama dua minggu dan akan berlanjut sesuai dengan kebutuhan atlet saat ini,” tambah Dian Wisnuwardhani.

Selain Dian, ada dua psikolog lainnya yang juga berasal dari Universitas Indonesia mereka adalah Diana, S.PSI, M.T, Psikolog dan Edward Andriyanto Soetardhio, M.Psi., Psikolog.

Advertisement

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Advertisement

alt

Ganda Putra Indonesia Puas dengan Hasil Undian BWF World Tour Finals 2022

Olahraga
| Selasa, 06 Desember 2022, 13:37 WIB

Advertisement

alt

Jangan Sampai Salah, Hotel 26 Lantai di China Ini Khusus untuk Babi

Wisata
| Minggu, 04 Desember 2022, 20:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement