Advertisement

Presiden Jokowi: Hentikan Liga 1 Selama Evaluasi

Akbar Evandio
Minggu, 02 Oktober 2022 - 11:07 WIB
Jumali
Presiden Jokowi: Hentikan Liga 1 Selama Evaluasi Presiden Jokowi seusai berolahraga di Istana Kepresidenan Bogor, Minggu (13/12/2020). - ANTARA/Biro Pers Setpres

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyayangkan terjadinya tragedi pilu datang dari kancah sepak bola Indonesia yang terjadi dalam pertandingan Arema FC melawan Persebaya Surabaya pada Sabtu malam (1/10) yang berakhir ricuh di Stadion Kanjuruhan.

“Saya menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya 129 orang saudara-saudara kita dalam tragedi sepakbola di Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur,” ujarnya, dikutip melalui Youtube Sekretariat Presiden, Minggu (2/10/2022).

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

Lebih lanjut, Kepala Negara pun meminta Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa untuk memonitor khusus layanan medis bagi korban yang sedang dirawat di rumah sakit agar mendapatkan layanan terbaik.

Tidak hanya itu, Jokowi juga telah memerintahkan kepada Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Ketua Umum PSSI Iwan Bule untuk melakukan evaluasi menyeluruh tentang pelaksanaan pertandingan sepak bola dan juga prosedur pengamanan di lapangan.

Adapun, dia menjelaskan khusus kepada Kapolri Jokowi meminta melakukan investigasi dan mengusut tuntas kasus tersebut, sedangkan Kepala Negara memerintahkan PSSI untuk menghentikan sementara liga satu sampai evaluasi dan perbaikan prosedur pengamanan dilakukan.

"Untuk itu saya memerintahkan PSSI untuk menghentikan sementara Liga 1 sampai evaluasi dan perbaikan prosedur pengamanan dilakukan," ujarnya.

Jokowi juga menyesalkan terjadinya tragedi ini dan berharap ini adalah tragedi terakhir sepak bola di tanah air jangan sampai ada lagi tragedi kemanusiaan seperti ini di masa yang akan datang sportivitas rasa kemanusiaan dan rasa Persaudaraan bangsa Indonesia harus terus kita jaga bersama.

Sebagaimana diketahui, sebanyak 127 orang dilaporkan meninggal dunia dalam tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, pascapertandingan antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya.

Advertisement

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta mengatakan, dari 127 orang yang meninggal dunia tersebut, dua di antaranya merupakan anggota Polri.

"Dalam kejadian itu, telah meninggal 127 orang, dua di antaranya adalah anggota Polri," kata Nico, dikutip dari Antara, Minggu (2/9/2022).

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Advertisement

alt

Indonesia Boyong 19 Pemain ke Malaysia Open 2023

Olahraga
| Sabtu, 03 Desember 2022, 02:07 WIB

Advertisement

alt

Jangan Sampai Salah, Hotel 26 Lantai di China Ini Khusus untuk Babi

Wisata
| Minggu, 04 Desember 2022, 20:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement